Iklan Asuransi (Thailand) Cinta Seorang Ayah...


Assalamualikum...

Hari itu, iseng iseng melihat video di youtube, mendapatkan sebuah video yang laik dan direkomendasi untuk di tonton. Ini adalah sebuah iklan yang di tampilkan di negara gajah putih. thailand. ada 1 hal yang membuat membuatku merasa perlu untuk di bagi. sebelumnya mari kita lihat dulu, dengan sedikit membuffernya. baiklah, setelah di tonton, apa yang telah di rasakan, alur ceritanya kah? atau sebenarnya apa sih maksud TS membuat posting ini.hehe


di negara kita Indonesia yang tercinta, memang makanan empuk bagi para pengusaha, baik dari Luar negeri maupun dari dalam negeri, karena dengan jumlah penduduk lebih dari dua ratus juta. serta penduduk Indonesia secara umum konsumtif terhadap sesuatu. miris. Itulah sebab, Indonesia di banjiri produk dan  mengiklankan adalah salah satu cara dalam memperkenalkan sebuah produk. lihat saja  prosentase iklan di televisi terhadap acaranya sendiri, hampir sama bukan.  sekarang coba bandingkan dengan video diatas, yang juga termasuk iklan, apa yang berbeda?

ada 1 hal yang terlihat berbeda dengan iklan yang ada di negara sendiri. 

pertama adalah pesan moral terhadap alur cerita. padahal hanya sebuah iklan, akan tetapi di kemas dengan apik dan tidak memperlihatkan sebuah produk apapun di dalam cerita, hingga pada akhir cerita, terdapat kurang lebih 5 detik produk iklan. iklan tersebut menceritakan seorang ayah yang memiliki kekurangan dalam berkomunikasi, ia memiliki seorang anak perempuan yang selalu di ejek kawan di sekolahnya. sampai akhirnya, anak tersebut putus asa. dan menyalahkan keadaan. pada akhir cerita sadar akan kesalahanya pada ayahnya. Hal semacam ini tidak pernah ku jumpai di industri periklanan di negara kita sendiri, dari iklan di awal sampai akhir, lebih menonjolkan sebuah produk, bahkan terkadang tidak jelas alur cerita terhadap produk yang di tawarkan.

ketika mencoba mencari iklan yang lain, ternyata lumayan banyak. mungkin itu hal yang baik untuk di perbaiki di periklanan di Indonesia. tidak salah beriklan, akan tetapi jauh lebih baik untuk menambah nilai positif dari iklan tersebut bagi yang melihatnya. 

There are no perfect fathers, but father will always love perfectly

artikel terkait

2 comments:

  1. Maaf mas sebelumnya, mas dulu kuliah ambil jurusan apa ya kalo boleh tau? Saya nggk bermaksud apa2 kok mas

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)