2013. Adakah Rasa? atau Mengalir Saja

Bismillah.. Assalamualikum.

Tahun baru telah tiba, beberapa hal yang membedakan tahun ini dan tahun - tahun sebelumnya adalah tahun ini saya mulai merenung, umur pastilah sudah merangkak naik, dan tahun ini merupakan seperempat abad telah hidup di bumi Allah. Tiada daya dan kekuatan tanpa pertolongan Allah SWT. ada beberapa hal yang membuat saya tersungkur dalam renungan. jika saja saya menghitung tiap manusia di beri 84000 detik pada tiap harinya dan tiap detiknya menghirup udara. maka berapa detik dalam umur ini mentafakur karunia ALlah SWT. dan Maha pemberi Rizki ArRohman nya Allah pada tiap manusia. entah kafir atau bukan, entah baik atau buruk, semua di beri tanpa alasan. lantas bagaimana diri ini ?? 

Tak terasa telah berada di tahun Hijriah 1434 atau milad 2013. ada 2 hal yang biasa di lakukan pada pergantian tahun, yaitu evaluasi maupun resolusi. baik dalam kehidupan kita, keluarga maupun lingkup yang lebih besar, sebuah perusahaan. Sayangnya dalam masyarakat umum, konsep pergantian tahun tersebut masih ada yang kurang bermanfaat. banyak perilaku menyimpang yang jauh dari Agama Islam, padahal saya yakin kaum muda yang biasa melakukan itu mengaku umat Muhammad SAW. ngeri. Kalau kita mencoba sedikit melihat dunia secara wide. kita akan mendapati berita berderet Timur Tengah sedang bergejolak, pertentangan terhadap pemimpin umatnya luar biasa besar seperti Air bah. pertempuran sesungguhnya dalam kemenangan Pemimpin Muslim Rabbani.yang tidak hanya terjadi di satu negara. tapi terbentang dari Tunisia, Turki, Mesir, Palestina. dan sebelumnya gelombang kehancuran pemimpin yang otoriter, yaitu Irak, dan Libiya. apakah Indonesia hanya ingin menjadi kaum penonton atau pembebek saja, hanya mencari aman, dengan ketika pemimpinya Rabbani, ngikut, pemimpinya otoriter, ngikut juga. (istighfar).

Maka InsyAllah saya tidak mau menjadi kaum yang ikut arus tanpa memahami benar apa yang terjadi. Untuk itulah tahun ini saya membuat resolusi, dan benar-benar ingin membaca dalam konteks membaca ilmuNya. mempelajari hikmah dan firmanNya. mempelajari Sirah serta merenungi pada tiap rekam jejak hadist dan turunya ayat. Dalam sebuah majelis saya terpana, merenung, bahkan menangis, lantaran apa yang di diskusikan membuat hati ini merasa ngilu, perih, dan jerih melihat diri. Inilah yang saya cari, dalam batin berteriak. tak pernah merasakan semalu ini. semoga masih sempat dalam menjemput rahmat di tiap detik diberinya panjang umur dalam kemanfaatan, dan lapangnya rizki dalam keberkahan. amiin


Menjadi Sadar sekarang bukan berarti terlambat, batin saya mengatakan. ntah berbagai peristiwa yang lalu menjadikan saya lebih dewasa dalam memahami makna. atau mungkin saya termasuk beruntung dengan keadaan sekarang. sekali lagi saya tidak tau. Saya hanya berbaik sangka pada Allah SWT. hari ini begitu syahdu dan bermakna tiap hari-hari ketika dekat dengan apa yang selama ini saya cari. tenangnya hidup dengan segala kerasnya medan juang. Maka Resolusi ini pun menjadi amat penting untuk menjadikan saya berfikir dan terus bertanya dalam hati. "apa yang selanjutnya saya lakukan". "Bagaimana caranya?". Kapan saya akan melakukanya.

Saya sepenuhnya sadar, Allah berfirman dalam QS. Arradu 11 bahwa
"Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri".

Dan pula Q.S Maryam :25 bahwa :
"Dan Goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu"

Ayat tersebut mengisyaratkan bahwa Allah SWT selalu melihat proses dalam hidup. 2013 semangat !! :D

8 comments:

  1. yup, cemungudhz! tugas kita adalah ikhtiar, terus berusaha jadi orang baik, sampai ajal menjelang :)

    ReplyDelete
  2. mainas ziyan aghniaJanuary 21, 2013 at 4:00 PM

    sip. kutipan kalimat dari buku MM
    "Tiada 0 pada 'yesterday', ada 1 O pada 'today', dan ada 3 O pada 'tomorrow'. Dimana O=Opportunity"

    masih ada kesemapatan untuk menjadi lebih baik, dan manfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya. beruntunglah orang yang menyadarinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah bisa jadi list ku ntar, buku yang pernah aku ceritakan aja belum terbeli. haha

      Delete
    2. mainas ziyan aghniaJanuary 28, 2013 at 1:21 PM

      sing ket biyen iku om? mesti suwi, mesti butuh recomen banyak orang

      Delete
    3. hehe. masih nyelesein salah satu seri buku salim afillah.

      Delete
  3. 'Menjadi Sadar sekarang bukan berarti terlambat, batin saya mengatakan.'...kata guru ngaji saya, kesadaran itu merupakan bentuk kasih sayang Allah ketika ia berkenan memanggil jiwa yang Ia cintai untuk kembali kepadaNya...semoga kita mampu menjadi jiwa - jiwa yang selalu dicintaiNya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin yaa Rabb. semoga tetap pada jalan yang lurus. :)

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)