Ingatkah Kawan Ketika dalam Satu Perjalanan

Bismillah.. Assalamualikum.

Sabtu minggu ngeblog. iya, masih berkutat dengan laporan yang belum selesai dan harus di submit esok hari. Dengan berat hati, tapi tetap harus di jalankan. :D. sambil ngeblog lah satu-satunya cara penghilang rasa  jenuh. hari ini kutemukan sebuah kenangan yang terselip dalam tiap rumitnya labirin file yang tersimpan dalam memori otak. masyallah.




****************************************************************
Dilarang melanjutkan membaca sebelum mendownload ini 
****************************************************************
setelah download, putar mp3nya dan lanjut bacanya :D


saya dedikasikan untuk sahabat, lebih dari sahabat, saudara ke 2 di Surabaya. :)

Bagus Afrianto
Ingatkah kawan ketika itu, sekitar 5 tahun yang lalu. kita ber 6 kontrak dalam sebuah rumah cukup sederhana, saya, Bagus Afrianto, Baktiar Ali Zamrony, Mas Muammar Kadafi, Mufti Fathonah, serta Mas Yufian adalah penghuni kontrakan. kita kuliah bersama di tempat yang sama dan terkadang jika mata kuliah sama kita pun belajar bersama. Dalam suasana selama kontrak 3 tahun lebih 4 bulan saya sendiri banyak belajar. kita terkadang debat dalam satu waktu, marah dalam hal remeh, saling singgung sikap dan pekerjaan sehari-hari. Bersih-bersih kontrakan, beli galon, masak-masak bareng, dan selalu tiap musim penghujan ada tambahan pekerjaan, karena ada tamu tak diundang, bukan kerana atap yang memberikan jalan, akan tetapi tegel yang rendah memberikan peluang air masuk dari celahnya. subhanallah. terkadang hal-hal demikian sangat sulit di jumpai setelahnya. setelah kita berpisah kawan, dan mungkin diantaranya satu -tiap satu telah menggenapkan separuh dienya. saya amat sangat rindu dengan tiap moment itu. 
Bakhtiar ALi
Kita mendapatkan berkah Kontrakan yang begitu murah, jika kos berharga 250rb ketika itu, maka dengan berkontrak 6 orang, kita hanya cukup mengeluarkan uang sebesar 75 rb perbulan. hanya sama-sama kita ingin tirakat luarbiasa, masyallah. 

Walaupun saya yang ego tidak ingin mendapat jatah kipas angin, karena mudah masuk angin, tapi kita tetap tidur berjajar layaknya ikan di keringkan, dengan sedikit menggeser posisi kipas agar tak mengenai, yup karena kontrakan kita punya cukup 2 kamar saja, tapi tempat favorit tidur adalah berjajar di ruang tamu. benar-benar rindu.


Muammar Kadafi
walaupun saya ego dengan pemakaian komputer yang berlebih lantaran main game, tanpa mempedulikan kawan yang lain mau mengerjakan tugas. mohon maaf yang sebesar-besarnya, merupakan ke alpa an diri. Insyallah saya berusaha lebih baik dan lebih peka kembali.


walaupun saya ego dalam masalah kebersihan, tapi kita tetep saling ingat mengingatkan bahkan terkadang pekerjaanku dengan serta merta sudah selesai di kerjakan. Ya Allah benar-benar ukhuwah.

Teringat saya sakit cukup menyita waktu adalah 2 kali, tipes ketika itu, hingga harus bedrest, dan tak sekalipun aku merasa sendiri, makan bubur selalu sedia di pagi hari, 7 obat yang saya ingat telah terkupas dan minum pun telah tersedia. 
Afrizal Ramadhan
Ingatkah kawan ketika kita ada ujian, hingga kawan yang lain ikut belajar kelompok, seandainya ada foto dan moment yang masih ada, saya ingin menguploadnya. Saya ingat PBL 1 mengulang 2 kali, pelajaran dari pak joswan yang sekarang masih misteri di benak saya, begitu susah untuk dipahami. salah mamahami soal, hancurlah 1 semester karena di tentukan pada waktu UAS itu. dan siapa yang ketika itu lolos dalam sekali kuliah, lupa? walau saya masuk 100% tanpa bolos tugas mengerjakan 100%, entah berapa hasil ujian dan memang tak dapat diberikan hasil rekap nilainya, dan nilai apa yang keluar : "E" (seperti tidak kuliah saja haha). tapi saya punya kawan yang sama sama belajar. dan sama-sama mengulang, walau yang telah luluspun datang memberikan semangat dan support moral.  Masyallah seperti ini Ukhuwah

M. Yufian Ridhananda
Tiap kali setelah Puasa dan saur kita bahu membahu untuk membangunkan, dan pernah beberapa kali mungkin terlalu  lelah, kita terlewat saur, dan baru bangun jam lima pagi dengan dengan lesu, tanpa dapat berkata apapun :D tapi ketika buka puasa dengan senyum. ingat apa yang sering tak boleh terlewat dalam saur, PTT (Para Pencari Tuhan). sinetron keren hehe. Ingatkah kawan apa yang tak boleh lewat ketika buka puasa, kita sama sama pukul 17.00 berangkat untuk PTT (Para Pencari Takjil). Kita mencari mesjid-mesjid yang memiliki jumlah takjil bergizi tinggi. ingat dimana saja :D. Dengan begitu uang jajan dari ortu digabung dengan uang beasiswa, cukuplah untuk naik gunung 

Mufti Fathonah
Kita kikuk ketika diantara kita telah saling debat dan segan untuk memulai pembicaraan. masyallah tapi tak kuat rindu ini untuk menyapa dan seketika itu juga cair lah nuansa kaku dan menjadi canda tawa seperti biasa.

Yang paling kita suka adalah moment lebaran, dengan kembalinya dari kampung halaman. maka datang pula keberkahan hari kemenangan. benar kawan, kita saling membawa apa-apa yang masih bisa di bawa dari rumah, Mas kadafi dengan madu dan makanan khas NTB (saya lupa), Bagus Afrianto dengan kripik pisang macam rasa, keju yang selalu saya ambil satu bungkus tanpa sepengtahuanmu kawan, maaf :), dan terakhir roka-roka dan biskuit yang tak pernah kulihat dari Kepulauan Riau yang engkau bawa Mufti. karena pengaruh teritorial yang dekat dengan perbatasan melayu, berpengaruh juga dengan makananya :) . 


Tidakah kita rindu nuansa seperti itu, masyallah. yang saya sesalkan karena belum bisa menjalankanya dalam kebersamaan ini adalah bagaimana kita bertemu kembali, kapan kita berjumpa dan mengingat masa-masa indah ini. saya yakin dalam tiap kerikil itu lah yang menjadi bahagian cerita dengan liku-likunya. saya sesal belum ke tempat kawan kawan terjauh, mas kadafi di NTB, Mufti di Kep. Riau, dan Bagus dari Lampung 

saya telah sangat memahami kalian kawan, seperti Umar RA berkata bahwa ada 3 kriteria kawan yang telah saling mengenal luardalam yaitu
  • Telah menempuh perjalanan yang cukup lama, Telah kita tempuh perjalanan dalam waktu 3 tahun bersama dalam satu kontrakan
  • Pernah terlibat hutang piutang, Tidak pernah kita pungkiri, pinjam meminjam untuk membeli sesuatu telah bahkan mungkin setiap hari kita lakukan
  • Pernah terlibat Pertengkaran, riak riak kecil, debat kusir, hingga segan untuk menyapa, pernah kita rasakan bersama, atau mungkin hanya saya yang merasakan saja. maaf kawan :D

Mungkin kita akan kembali berjumpa, pasti, dan aku yakin. bahkan mungkin kita telah menggenapkan separuh dien kita. saya mengharapkan itu, seperti pertemuan kawan lama dalam negeri 5 menara di tengah kota london, atau pertemuan di sebuah rumah genta di sebuah film 5 cm. saya harap kita tak jauh untuk bertemu cukup di indonesia kita tercinta. :D, berapa gunung yang udah di daki? berapa perusahaan yang telah di lompati, berapa istri, putra atau putri saat ini ? (big hug kawan)

Dimanapun kita berada, tetap jadilah apa adanya. ingat tidak dengan lagu di video ini. proudly Present become sing a song Kontrakan OE. ayo di buffering :D




Maaf jika saya ada salah, maafkan jika terdapat barang dari kontrakan yang terambil sebelum ada perpisahan dan beres-beres, maafkan jika ada hutang piutang (ingatkan jika masih ada hutang) hehe. saya teringat dan ingin segera menulis ini, karena kuatir semangat ini akan terlupa. hehe,

pasti tiap kalian memiliki kenangan berbeda, silahkan untuk dituangkan,atau ingatkan saya tentang kejadian unik yang mungkin terlupa, akan saya tulis di sini :D , saya tak memiliki foto kontrakan, mungkin ada yang punya, ingin saya upload. hehe

kita akan bertemu kembali. amiiin


Jika ada yang kehilangan lagu-lagu kontrakan, dapat di donlod di sini




***********************************************************************
Persiapan ke Welirang (Kiri ke kanan: Bakhtiar,afrizal,syamsul,bagus,dino,ikhwan,rizqi)




 (waduh lanjut laporan2) brr 

20 comments:

  1. subhanalloh... dejavu yah.. kenangan persahabatan memang selalu tersimpan abadi dalam memory..
    semoga kalian dapat berkumpul kembali :)

    salam kenal ^^

    ReplyDelete
  2. Jadi Ingat dengan sahabat-sahabat ku, tak kan tergantikan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. pastinya, sudah 2 tahun tidak bertemu, jadi inget masa-masa unik. terasa banget ukhuwahnya

      Delete
  3. Wah... Mantap... maxi kok gak masuk chank, :-p


    eh iya tolong ganti link blogku ke http://www.Bang-Syam.info, thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe, iyo sul.. ntar mau tak post masa-masa himpunan, yato, pengkaderan, garap lapres haha, bener2 berkesan

      Delete
  4. Masya Allah, pasti tingal berenam ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi kalian semua. Salut :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. pastinya mbak, bener-bener ga bisa terulang moment bersejarah, tertawa sendiri terkadang ketika mengingat kegilaan kawan-kawan

      Delete
  5. wihh, seru sawangane. cocoklah ya sama kalimat sing tak kutip ini "Aman, iman, dan amanah. 3 kata dalam kaidah arab, dekat pemaknanya.3 kondisi ukhuwah yang murni adalah Aku merasa tentram bagimu tersebab aman, aku merasa nyaman bagimu perihal iman, dan aku bermanfaat bagimu karena amanah. -dalam dekap ukhuwah-"

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener zi, kalo ngekos sendiri, berasa hambar dan kurang, kayak aku sekarang ini. ga kan ada momen seperti diatas

      Delete
    2. mosok ngekos dewe mas? pasti kan ada temen2 kos sing lain mas. tp yo pastinya orang2nya ga bisa disamakan persis kayak yang dulu

      Delete
  6. Enak banget gan bisa bagi rata dari uang kos yang harganya 250 bisa jadi 75 ribu. Dulu waktu saya masih kerja di luar kota, boro-boro. Tetep ajah. 1 tempat diisi 5 orang 1 bulan 125/ orang = 625ribu 5 orang ;(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gan, harga menentukan kualitas lho, itu harga kontrakan saya + banjir semata kaki tiap kali musim hujan, sudah berapa buku yang ludes. tapi seru haha

      Delete
  7. waah,, iya ya... sm kyk yg aku rasain waktu ngekost dulu, dan tinggal di asrama sekarang... sop buah bgt deh...
    jd inget kata2 spongebob "kita tidak akan pernah tahu nilai suatu moment sampai itu menjadi kenangan" ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. istilahnya sop buah, haha,

      bener tuh, spongbob blajar dari mana ya?

      Delete
    2. hahaha.. iya, manis asaem, tpi enak.. wkwkwk

      kyknya belajar dr patrick hahaha

      Delete
  8. Subhannallah...mengingatkan saya pada sahabat-sahabat lama, kadangkala ukhuwah itu baru terasa sangat berharga ketika kita tak lagi bersamanya...semoga ukhuwah yang dibangun karena Allah akan berkumpul kembali jika tidak di dunia ini, mudah-mudahan di Jannah-Nya nanti...

    ReplyDelete
  9. Ancen e suasana ngontrak iku ngangenin. inspiring banget kontrakane sampeyan mas

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)