Karena Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah Repiew :)

Bismillah.. Assalamualikum.

Sudah lama tak pernah menulis tentang buku, yang menurut saya patut untuk di baca. saya sebenarnya bukan termasuk penikmat buku, yang sampai kata orang, rela tak makan hanya untuk beli buku. big no lah. saya hanya penikmat dari rekomendasi kawan-kawan lain yang  pernah membaca, baru lah saya mencoba untuk membacanya. Dari beberapa rekomendasi atau iseng membeli, ada beberapa buku yang bagus menrut saya. bahkan ini buku benar-benar wajib baca sebelum kita mati. buset segitunya. hehe. Buku apa yang saya gemari, mungkin lain waktu saja. sementara ada klub pecinta buku seperti facebook yaitu goodsreads bisa kita mencari dari sana. ada testimoni, rating juga. saya ingin membahas pada blog pribadi saya, yang menurut saya, apa yang keren dari sebuah buku itu.

Salah satu yang ingin saya bahas adalah Buku seri Tere-Liye, pasti sudah pada tahu, malah sudah ada di rak buku koleksinya. haha, tak mengapa mungkin ada yang belum pernah membaca. baiklah salah satu judul yang nempel di hati adalah Kau, Aku dan Sepucuk Angpao merah. saya tak akan membahas alur critanya, naik turunya, klimaks tidaknya. saya bukan pengamat, cuma memang bahasa yang di sampaikan mudah sekali untuk memahami apa yang ingin di sampaikan dalam novelnya.


Buku ini menceritakan tentang seorang yang memegang kejujuran dalam kesederhanaan, terlahir dari keluarga yang dermawan, walau ekonomi menjadi seorang nelayan itu serba kekurangan, akan tetapi keluarga ini membantu para nelayan lain untuk berkongsi dengan berhutang kapal speedboat tempel, agar di gunakan untuk menyebrang sungai besar di kalimantan. menambah mata pencaharian nelayan lainya. 

seorang tokoh utama burno yang terdidik oleh keluarga yang jujur, menjadikanya pribadi yang disukai banyak nelayan lain, walau sering di bully. tapi dari hati para tetangga itu baik apa adanya, impian burno yang besar walau hanya tamatan sma menjadikanya pemuda yang gigih. dan bahkan menjadi pusat perhatian 2 orang wanita, dengan profesi salah seorang guru di sebuah yayasan, dan seorang lagi dokter. akhirnya burno pun melanjutkan ke jenjang kuliah bidang kegemaranya yaitu permesinan. 

salah satu yang membuat keren buku ini, adalah menceritakan seorang gigih yang selalu bersikap positif, tak pernah sedikitpun mengeluh, walau sering menjadi bahan teriakan bagi tetangga nelayan lainya. cita-cita tinggi pun tak lantas membuat berambisi, tapi mengambil setiap kesempatan dengan positif. walau sedikit terlambat mengambil kuliah, akan tetapi ia mengambil karena berkeinginan mempelajari ilmunya. kadang sering saya lihat, bahkan saya sendiri merasa, dulu menjadi mahasiswa, banyak sekali menyianyiakan waktu. sedang bruno harus bekerja untuk menghidupi dirinya, keluarga, dan masih sempat membantu nelayan lainya.

Memang benar ini merupakan cerita fiksi novel, lantas apa hanya kita baca dan lewat, padahal pasti terdapat pesan bagi penulis di dalamnya. ini yang saya dapat dari novel tere-liye. lain waktu saya coba menulis dengan judul yang lain. :)

Artikel Terkait :

6 comments:

  1. yup.... petuah2 pak tua yg bijak, dan celetukan2 andy yg asik. ^_^

    tp Rembulan tenggelam diwajahmu, juga gk kalah menarik lho mas, sunset bersama rosie juga, apalagi pas nyeritain rinjani #eh

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha, iya, tapi baca seri itu... yang crta rinjani juga sih, semoga segera memilkinya _b

      Delete
  2. cank, seri iku wes tak woco, ono seri liane ga? mampir kantor yoo

    ReplyDelete
  3. tereliye mau ke kampusku lho awal bulan juni tahun ini, :)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)