Jalan - Jalan Kota Bogor, Kebun Raya Bogor dan Masjid Kota

Bismillah... Assalamualikum

alhamdulillah ngbelog lagi, dan dapat kesempatan buat jalan - jalan di kota adem dan sejuk, Bogor. hehe, sebenarnya ini rencana mendadak, dari acara pernikahan temen berakhir dengan jalan jalan. yaah, karena semuanya pada sibuk kerja dan wabil khusus, sudah ada temen yang menikah, so jalan-jalan hanya bisa kesampaian kalo ada undangan pernikahan, berkumpul semua temen dan wuss wuss dapet rencana dadakan untuk jalan-jalan. perjalanan dari jakarta dengan 2 mobil beranggotakan 14 orang. karena mendadak. kami tak sempat untuk memikirkan baju ganti, :D. baiklah, karena kurang mengerti dengan kebun raya, biarkan lebih banyak foto yang berbicara. :y
Masjid Besar Bogor

Masjid Raya
rencana kami segera menuju ke KRB, akan tetapi telah masuk waktu zhuhur, sehingga menyempatkan waktu ke masjid raya bogor.

Setelah itu kami langsung menuju ke KRB. dari beberapa foto hasil jepretan kamera temen. dan beberapa yang kami tidak sempat mengunjungi, sayang sekali. akan tetapi saya menampilkan foto dari beberapa bloger yang telah kesana, dan sedikit saya akan membumbui cerita tersebut. yup kita menuju pintu 1 KRB, tiket masuk sekitar Rp. 14.000 karena kami berjumlah 14 orang, maka mendapat potongan setengah harga. hehe.

Saran saya, tidak perlu membeli makan di dalam, karena tidak menjamin kesehatanya, lebih baik membawa sendiri dari luar kecuali es krim seharga rp. 2000 dari koperasi KRB, cukup murah dan melepas panas. kami mulai masuk dan suasana cukup berbeda, dari kebisingan kota, menjadi senyap khas hutan dan taman, serta hembusan angin yang membuat segar.
Jalan utama
Informasi dan Peta lokasi
dari peta cukup jelas arahan nya, terdapat makam belanda, taman bunga anggrek, memoar pendiri KRB, ada pemandangan istana bogor, karena letaknya berhimpitan dengan istana, selain itu terdapat jembatan merah yang historis, dan makam yang konon mistis. 
Menuju ke pemakaman Belanda
Jalan setapak ke pemakaman
Sumber
terdapat beberapa makam belanda, akan tetapi kami tidak mampir ke makam, walaupun dekat dan terlihat. akan tetapi kami mengejar waktu untuk balik pulang, jika terdapat kesempatan lagi, sepertinya tempat ini harus di siggahi.
Penunjuk arah
Canopi Bambu
Istana Bogor, tampak samping 
Lewat dari Makam, terdapat pemandangan istana putih yang anggun berdiri di kebun raya ini, dan hanya di batasi pagar. 
Sungai pemisah Kebun Raya Bogor dan Istana Bogor
di view yang lain batasan antara kebun raya dan istana hanya dibatasi sungai.
Istana Bogor tampak dari depan terpisah sungai


Add caption
Foto di Depan Istana Bogor


Memoar Istri dari mendiang istri Raffles 



Kami sempat melihat memoar dari istri Raffles. begitu indah kata-katanya :

This Monument was built by Sir Thomas Stamford Raffles a gavernor general for java 1811-1816 in memory of his wife, Lady Olivia Mariamne, who died from malaria in 1814 in the age of 43. Raffles took her to stay at the Bogor palace when she was suffering malaria and died six month later. She was buried in an European cemetery in Tanah Abang, Jakarta

dan kata dari Raffles untuk istri tercintanya :

Oh thou Whom Neer My Constant Heart , One Moment Hath Forgot, Tho Fate Severe Hath Bid Us Part, Yet Still Forget Me Not

Walaupun ini tertulis dalam bahasa inggris kuno, pasti tau maknanya :D
Tugu Sawit
Jembatan Merah (Sumber)
Jembatan merah ini pun tidak sempat kami jelajahi, karena suasana telah mendung dan terakhir di tugu sawit telah menetes tetesan dari langit. alhasil, kami segera beranjak balik. tak berani berlama-lama lagi. kurang puas sebenernya dengan perjalanan kemarin. banyak spot yang indah, dan kami tak sempat melihatnya. semoga akan ada kesempatan untuk bisa berkunjung kembali. sehari full time. amiin


7 comments:

  1. waaah,, 2 tahun yg lalu kesana, backpackeran, terus nyoba2 naek delman dr kantor walkot ke KRB .. seruu :D

    ReplyDelete
  2. iya, tapi sayangnya kami ga bisa muter2 lebih lama, ujan mendung gelap, :D

    ReplyDelete
  3. wah sayang gag bisa dateng :). senang rasanya liat tulisanmu bos. Kalian emang selalu lura biasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe, kapan-kapan lagi om,, sekrang posisi dimana, ?

      Delete
  4. Kalau baca ceritanya di KRB, Mas belum ke Pohon Jodoh kan? Itu destinasi wajib di dalam KRB hehe. Nanti kalau main ke Bogor lagi jangan lupa mampir ke IPB :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya e, cuma separuh jalan, kalo bisa dibilang separuh sih, intinya belum muter2. iya belum ke ipb juga.. okee

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)