[7 wonders] pantai plengkung, Destinasi yang Wajib di Kunjungi Sebelum Saya Mati

بِسْـــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

Ombak bergulung
Jika ada pertanyaan seperti ini
. "Destinasi mana yang menjadi wajib untuk di kunjungi sebelum saya mati.? "
Saya akan mengatakan salah satunya adalah "Pantai Plengkung  Banyuwangi." 

Mungkin diantara kawan-kawan belum mengetahui pantai plengkung di banyuwangi.  demikian juga saya, malah mengetahui dari seorang wisatawan manca negara saat bertemu di pelabuhan ketapang banyuwangi saat saya akan menyebrang ke pulau bali. dua orang wisatawan mengendarai scooter matic dan tidak memakai baju hanya celana pendek khas pantai, dan membawa papan selancar yang panjangnya melebihi scooter milik mereka. salah satu dari mereka bertanya kepada saya.

Pelabuhan Ketapang
"where is J Island"? kedengaranya seperti itu, dan salah satu penumpang kapal yang di belakang saya berkata tentang arah dan cara untuk sampai ke tempat yang mereka tuju. setelah itu baru saya paham yang dimaksud wisatawan adalah G-Land setelah bertanya kepada penumpang yang sedang berbicara dengan wisatawan tersebut, salah satu nama pantai di  banyuwangi. orang lokal biasa menyebutnya dengan pantai plengkung. saya tertarik dan memulai mencari informasi ini.

Eksotis Pantai Plengkung

Nuansa Alam

Pantai Plengkung ternyata adalah one of Seven Giants wave wonders in the world. sebuah destinasi yang paling favorit diantara peselancar dunia selain hawaii, dan Afrika Selatan. Di sebuah forum wisatawan mancanegara, mereka lebih mengenal dan menyebut pantai plengkung sebagai G-land, dalam forum tersebut juga di jelaskan G bisa berarti Green karena letak nya di Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) sebuah taman nasional hutan hujan tropis dengan keindahan pesona alam yang alami dan savana yang liar. G juga berarti Grajagan sebuah pantai di teluk yang memiliki ombak besar. dan  G bisa berarti Great, karena pantai plengkung memiliki ombak besar bisa mencapai 8 meter.

Ombak yang bergulung-gulung
Sebuah Ombak datang bergulung-gulung tinggi, tak kurang setengah mil dari bibir pantai. bergerak menggulung mendekati pantai dan pecah. karakteristik sebuah ombak yang paling di cari para peselancar adalah gelombang ombak yang dapat terjadi minimum 7 kali dalam suatu rentetan interval waktu, dan Plengkung adalah salah satu yang memiliki karakteristik tersebut. maka jangan heran jika plengkung menjadi destinasi yang paling di incar peselancar, bahkan Plengkung telah menjadi ajang international surfing event sebanyak 4 kali. salah satunya adalah Quicksilver  pro surfing championship.

Wisatawan ber surf dgn gelombang
Karakteristik unik lain dari Pantai Plengkung adalah ombaknya. Ombak di pantai plengkung ini memiliki tingkatan, menurut salah satu forum surfer, "Kong" merupakan ombak terbesar dan merupakan level 1, ombak ini ketinggian interval 6-8 meter. biasa digunakan oleh event peselancar profesional. Ombak yang tinggi bak gelombang tsunami yang teratur dan indah. selanjutnya "Speedis" adalah level ke 2 ombak dengan ketinggian interval 5-6 meter. biasanya digunakan oleh peselancar pro dalam latihan sehari-hari. dan level terakhir adalah "many tracks" memiliki ketinggian ombak sekitar 3-4 meter. kawan yang ingin memulai belajar dapat mencoba di batu lawang. tidak jauh dari lokasi plengkung sekitar 20 menit. para wisatawan biasa menyebut ombak di batu lawang "twenty-twenty". sepertinya ini paling cocok untuk amatir seperti saya. :D

Sunset di Pantai Plengkung
Salah seorang pro surfing dunia Kelly Slater pun mengabadikan kegiatan surfernya dan lokasi pembuatan video di G-land atau plengkung. Video ini beredar luas di Youtube. Menurut info, bulan-bulan kunjungan terbaik ke pantai plengkung adalah sekitar bulan Maret hingga Oktober, dan tiap purnama, adalah saat dimana puncak tertinggi gelombang (tidal wave).


Perjalanan

Akses untuk mencapai ke Pantai Plengkung, bisa dari Bali lanjut menuju banyuwangi maupun dari Surabaya di lanjutkan dengan perjalanan darat selama 7-10 jam. hingga tiba di kota banyuwangi. selanjutnya dari banyuwangi ke pintu masuk Taman nasional Alas Purwo di desa Tegaldlimo membutuhkan waktu 3 jam jalur darat 
Peta Pantai Plengkung dan wisata Alas Purwo
Salah satu yang bikin wajib untuk menjelajah ke pantai plengkung ini adalah perjalananya, karena lokasi pantai di berada di Taman Nasional Alas Purwo. membuat rasa penasaran berpetualang memacu adrenalin di lokasi yang alami dan liar. Sepertinya perjalanan untuk mencapai plengkung sangat menantang. pos Rawabendo sebagai akses pintu masuk TNAP, dari seberang pos akan terlihat hutan,  itulah nanti akan bertemu pos 2 yaitu pancur, dengan type hutan hujan tropis, vegetasi nya sangat jamak di sekitar hutan. jalan bergelombang, rawa, tanah berlumpur, membelah sungai, pepohonan yang didominasi pohon tinggi dengan daun-daun yang menghalang sinar matahari masuk, pasti menjadi pengalaman yang tak terlupakan. semakin masuk kedalam hutan semakin gelap karena terhalang pepohonan yang tinggi. belum lagi suara kicau burung bersahut-sahutan dan terkadang di sepanjang jalur perlintasan menemukan hewan yang mungkin hanya bisa di lihat di kebun binatang. sedang berhenti dan beristirahat di tengah jalan. luar biasa. 


Dibutuhkan akses sebuah mobil jenis jeep four wheel drive (4WD) untuk melewati hutan TNAP. jenis kendaraan yang mampu melewati hutan ini dari pos 1 Rawabendo sampai pos 2 Pancur. 15 km untuk sampai ke pintu kedatangan pantai plengkung, lanjut lagi berjalan di antara vegetasi savana sejauh 200 meter untuk sampai ke bibir pantai. jika beruntung, akan bertemu dengan sekumpulan banteng jawa. perjalanan yang full dengan petualangan, memacu adrenalin. 

Banteng  Jawa di Alas Purwo

Nuansa Sosial-Budaya

Nuansa alami dari hutan hujan tropis, nuansa liar satwa banteng di savana, dan juga nuansa eksotis pantai dengan ombak yang bergulung-gulung serta suara berdebam ketika ombak pecah di bibir pantai membuat kawan akan rela meluangkan waktu yang berharga untuk mengunjungi Pantai Plengkung. Tidak habis dengan ini, jika kawan ingin tahu selain nuansa alam nya, maka jangan sampai melewatkan nuansa sosial budaya masyarakat sekitar Pantai plengkung dan Taman Nasional Alas Purwo.

kehidupan budaya dan adat istiadat masyarakat sekitar di pengaruhi budaya kejawen (islam-hindu) yang cukup kental. seperti upacara ketika ada kelahiran, selain itu juga ketika ada salah satu masyarakat yang telah meninggal.

Mata Pencaharian penduduk di sekitar Taman Nasional Alas Purwo adalah Pertanian, dan nelayan. karena hasil bumi dari hutan dan laut menjadikan mata pencaharian ini menjadi pilihan. terdapat 2 adat dan budaya yang berkaitan dengan mata pencaharian masyarakat sekitar :
  • Upacara Tandur, yaitu Upacara untuk memperingati waktu cocok tanam dan waktu panen. Masyarakat sekitar percaya  dengan upacara ini akan menambah hasil panen mereka melimpah karena upacara ini adalah bentuk rasa syukur terhadap dewi kesuburan
  • Upacara Petik Laut, Yaitu Upacara bagi masyarakat bermata pencaharian sebagai nelayan. upacara ini biasanya diselenggarakan hari besar agama islam. upacara ini adalah bentuk rasa syukur terhadap hasil tangkapan laut
Selain itu juga terdapat penginggalan dari kerajaan Majapahit, yaitu sebuah pure yang lokasinya cukup tersembunyi di sebelah selatan banyuwangi, di kecamatan Tegaldlimo

Pure 

Begitu kaya Bumi Indonesia dengan alam dan budayanya. maka selayaknya menjadikan kita semakin cinta pada Indonesia. Inilah alasan saya harus berkunjung ke Pantai plengkung. bagaimana kawan? tertarik berkunjung dengan nuansa menantang ini?

14 comments:

  1. adudududududududh...

    makin hari mkin mantap aja masnya nulisnya, sukses selalu ya maa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha, corat coret tak bermakna saja mas, killing time

      Delete
  2. Menarik gan...suatu saat harus mengunjunginya

    ReplyDelete
  3. wah ternyata termasuk 25 finalis juga, selamat juga

    ReplyDelete
  4. Tulisannya bagus bgt kak, tapi krn saya anak perpus mau ngomentarin daftar pustakanya. Berbagai sumber itu harusnya disebutin sumber apa aja, dan google itu bukan source tapi search engine. hehehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah dapat saran,, pertimbanganku sih karena sumber alamatnya itu amatlah panjang untuk ditampilkan, tapi bagus banget saranya, kasih saran lagi buat yang lain dong, ha ha

      Delete
    2. apalagi ya sarannya? hahhaa kebalik kali syp yg amatir syp yg udah expert -_-

      Delete
    3. oke, saranya dan masukanya sudah di jalankan, terimakasih :D

      Delete
  5. Mas Afrizal, blog nya keren, sayang ya kita2 ga menang hehehe... ternyata pecinta alam juga to.... salut ... salut... pembahasan and gaya penulisannya keren. Salam ngeblog!

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya pak, sayang banget, hehe, mungkin lain trip atau lomba kita bertemu kembali pak.., dan memenangkanya :D. link blognya mana pak?

      Delete
  6. Kunjungan balik. Ternyata nulis plengkung juga toh.
    Wah, judulnya.....

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)