Perusahaan Migas, Apa Saja Jenisnya


Dalam dunia engineer  center of excelence adalah di bidang Migas

Update January 2018


بِسْـــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

Dunia Migas saat ini tetap menjadi incaran para engineer, menurut saya. Ada anggapan bahwa pergilah engkau merantau ke negeri orang maka kau akan banyak hikmahnya. Pergilah kau ke Jakarta karena di jakarta adalah pusat center of excelence. Boleh saya beranggapan di dunia engineer pusat center of excelence adalah di bidang Migas. Bobot pekerjaan yang banyak, schedule yang ketat, resiko pekerjaan yang berbahaya namun disana kita akan banyak belajar mengenai dunia engineer yang begitu lengkap. Belum pernah saya merasakan hiruk pikuk pekerjaan yang melelahkan namun berbinar mata karena semangat, selain di bidang ini. 

Masuk di dunia Migas, maka saya bertemu banyak sekali bidang yang bekerja sama dalam satu proyek. Misalnya :


  1. Process engineer yang berisi anak Kimia
  2. Petroleum Engineer yang berisi Anak Perminyakan
  3. Anak mesin yang paling flexible bisa masuk ke berbagai bidang misalnya, piping, rotary, installation, dan lainya. 
  4. Structural Engineer biasa di isi oleh anak Sipil atau kelautan (bidang struktur lepas pantai). 
  5. Marine Engineer biasa di isi oleh Teknik Kelautan (Mooring, Ship Stability), Teknik Perkalapan
  6.  Electrical dan Instrumentasi biasa di masuki anak Tek Elektro, Teknik Fisika maupun MIPA
  7. IT biasa dimasuki anak Infomatika
  8. HSE biasa dimasuki semua bidang yang menambah keahlian K3
masih banyak yang lainya selain bidang teknik diatas, namun saya batasi untuk ke teknikan saja. 

Berangkat dari ulasan msudarman.wordpress.com yang lengkap. saya ingin sedikit share pengalaman yang pernah saya alami, Dengan mengetahui jenis perusahaan migas maka kita akan lebih mengenal alur dari sebuah bisnis migas. dan sejalan dengan mengenal dan lebih dalam, maka kita dapat menentukan minat dari bidang-bidang tersebut.


1. Government Regulation
Government Regulation ini menurut hematnya adalah pemangku kebijakan dimana sebagai pengatur serta pengawas kegiatan hulu. di indonesia memiliki 2 pemangku kebijakan yaitu SKK MIgas, dan ESDM. peran dari masing-masing adalah agar eksplorasi, ekploitasi dan pemanfaatanya sesuai dengan program-program dari pemerintahan. Jadi di butuhkan orang-orang yang mengerti peraturan pengolahan dan teknis cara kegiatan bisnis migas dalam bidang ini. layaknya seorang yang memiliki sepetak bidang tanah yang rencananya akan di buat rumah, maka wajar jika aturan2 pembangunan mengikuti pemilik tanah.


2. Production Sharing Contract (PSC)
Yaitu perusahaan yang memiliki Production Sharing Contract (PSC) dengan pemerintah, sering disebut juga KKKS. Perusahaan jenis ini memiliki hak pengelolaan ,explorasi dan exploitasi minyak & gas suatu blok minyak di wilayah Indonesia dan memproduksi minyak mentah/gas tersebut menjadi bahan bakar, pelumas, LPG dll.
Contoh: SHELL, CHEVRON, TOTAL E&P, CONOCOPHILIPS, EXXON, VICO, BP, Petrochina, INPEX, Salamander Energy, HESS, Marathon Oil, Medco dsb


3. Exploration
Exploration Company melakukan kegiatan penyelidikan atas suatu kawasan yang diperkirakan memiliki kandungan minyak dengan melakukan berbagai metode survey geologi & geofisika (seismic, resistivity, gravity, magnetic, magnetotellu rik) untuk memetakan struktur permukaan bawah bumi dalam upaya lebih memastikan adanya cadangan minyak/gas di bawah permukaan:
Contoh : Petroleum Geo Service (PGS), Western Geco( SLB), FUGRO Seismic, FAIRFIELD, Elnusa, Geokinetics, CCG Veritas, Geoservices, Patra Dinamika



4. Drilling Company
Setelah tahap survey (explorasi) memastikan terdapat kandungan minyak di area tersebut, perusahaan jenis Drilling Company akan melakukan pengeboran (drilling) untuk mengeluarkan kandungan minyak tersebut ke atas permukaan bumi.
Contoh : TRANSOCEAN (DEEPWATER), CCG Veritas, Apexindo, dsb



5. Survey Company
Perusahaan ini bekerja bersama Drilling Company saat pengeboran berlangsung dan memberikan layanan Seismic Survey, Rig Move, Laying Pipeline, Hydrography Survey, Positioning, Platform Installation
Contoh : Fugro, Seascape, Elnusa Geoscience, Pageo, Bintang Subsea, Alamjaya Makmur Sejahtera, Mahakarya Geo Survey, UTEC Survey, Geotindo


6. Engineering Consultant (only)
Setelah sebuah ladang minyak dinyatakan siap untuk di exploitasi, maka Oil Company (PSC) akan meminta Engineering Company untuk mendesain fasilitas pengambilan minyak dan proses produksi minyak / gas (misal Jacket Platform) dari kawasan tersebut).
Contoh : AMEC, Singgar Mulia, WOODGROUP, KBR, ZEE Engineering, Synergy




7. Engineering Procurement Construction (EPC)
Perusahaan ini dikenal sebagai perusahaan EPC karena memiliki divisi yang lengkap dari mulai Engineering, Procurement hingga Construction. Terkadang perusahaan ini juga merangkap sebagai Installator yang memasang Jacket Platform ini di tengah laut.
Contoh : MC Dermott, Saipem, NISCONI, Technip, IKPT, JGC, Meindo




8. Installation Company
Perusahaan ini memberikan layanan untuk membawa konstruksi Jacket Platform tersebut dengan kapal pembawa (barge) yang mereka miliki/sewa dan memasangnya di tengah laut.
Contoh : DMB, Merlasakti, Hereema Marine Construction




9. Service Company
Perusahaan ini bekerja bersama Drilling Company saat pengeboran berlangsung dan memberikan layanan Cementing, Mud Logging, Directional Drilling,
Contoh : SCHLUMBERGER, HALIBURTON, BAKER HUGHES, GEOSERVICES, ELNUSA WELL SERVICES, BJ Services, MI-Swaco




10. Inspection Company
Perusahaan ini memberikan layanan pemeriksaaan beberapa jenis pekerjaan kontraktor yang mengharuskan diadakan pengujian oleh pihak ketiga, misal pengelasan, prosedur pemasangan Jacket Platform di laut, offshore diving, dll.
Contoh : Noble Denton, Indospec, Biro Klasifikasi Indonesia, Patra Dinamika, Advanced Offshore, Franklin Offhore Indonesia



11. Vendor Company
Perusahaan ini menyuplai mesin, peralatan instrumen, electrical, building dll kepada perusahaan EPC yang memiliki kewenangan untuk memilih sesuai dengan spesifikasi yang diminta pada phase desain, atau mensuplai Oil Company (PSC) saat fasilitas Oil & Gas tersebut telah beroperasi.
Contoh : BINDER (supplier pipe support), Siemens, Sempec Indonesia, GE Electric, Yokogawa, Schneider, ABB, Wasco, Multipanel Intermitra

12. Tranportation Company
Perusahaan transportasi baik kapal tanker, kapal crewing, kapal tugboat, kapal FPSO, FSO dan lainya. 


13. Operator Terminal atau Kapal
port agency  penyandaran kapal yaitu pertamina marine, pertamina trans continental. 



14. Manufaktur dan terminal terminal
seperti SPM, IMODco, SBM


15. Perusahaan Trading Minyak



16. Market Inteligent Oil and Gas
Selain itu 
Banyak perusahaan yang memberikan jasa layanan lain untuk menunjang kegiatan oil gas, misalnya jasa penyewaan helikopter hingga perusahaan penyedia catering bagi karyawan Oil & Gas yang bekerja di tengah laut. Contoh : Indocater (Catering), Pangansari Utama (Catering), IAT (Indonesian Air Trasnport), Q-Bic (Mineral Water)


Sumber : 
Ikatan mahasiswa Studi Offshore Indonesia

10 comments:

  1. Replies
    1. KKKS kepanjangan dari kontraktor kontrak kerjasama itu termasuk perusahaan migas atau nama lainya production sharing contract :D.

      Delete
  2. Kalau teknik metalurgi masuk kemana aja? Kok tidak di mention :D

    ReplyDelete
  3. Semua istilah diatas sangat asing buat Saya tapi, setelah baca artikel diatas sekarang saya punya gambaran tentang jenis2 perusahaan migas... Makasih buat sharingnya...

    ReplyDelete
  4. kalau broker mauk jenis yang mana mas? *guyon mas. hehehe

    ReplyDelete
  5. Thankyou for sharing... 👍

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)