Jalan-jalan Bareng Keluarga di Museum Angkut Batu-Malang

بِسْـــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

Salah satu spot di Gangster Town Museum Angkut

Assalamualaikum, Kali ini saya ingin mengulas mengenai episode jalan-jalan bareng keluarga dengan tema museum angkut. Museum angkut merupakan museum yang berisi berbagai macam alat transportasi dari jaman ke jaman. Sebagai bentuk penghargaan atas penciptaan alat transportasi di dunia, museum angkut hadir menjadi museum pertama di Indonesia dan Asia yang memadukan seni dan budaya setempat. Museum ini menampilkan segi edukasi khas musesum serta enterntainment yang sejaman. 

Terletak di lereng Gunung Panderman sekitar 25 km dari pusat kota Malang di areal seluas 3.8 hektar menghadirkan koleksi lebih dari 300 jenis angkutan mulai dari tradisional sampai modern. Tambahan lainya adalah terdapat lingkungan yang membuat wahana ini terkesan hidup.

TRANSPORTASI MENUJU LOKASI

Di Kota Malang, kita tidak akan menemukan transportasi grab taxy, go jek taxy blue bird, karena di Kota ini mendukung usaha karya lokalnya. Semua alat transportasi harus dari warga lokal kota ini. kalaupun ada, taxy citra yang asli Ngalam.

Dari :

1. Bandar Udara Abdul Rachman Saleh, Terminal Arjosari, atau Stasiun Malang Kota: Dari sini kita dapat start dengan menggunakan Taxy citra atau mobil sewaan yang telah kita sewa lainya. Tips lebih hemat lainya adalah di jemput sekaligus di antarkan teman kita yang telah berdomisili di kota malang. :D

2. Bandar Udara Juanda Surabaya : Dari sini dapat di lanjutkan dengan menggunakan moda transportasi lainya menuju kota Malang, dapat menggunakan bus di terminal purbaya atau berganti dengan kereta relasi Surabaya-Malang. 

Tips hemat biaya. 

Ada tips menekan anggaran buat para backpacker jika ingin menuju wisata ini, Arah menuju Batu dari malang terdapat terminal kecil Landung Sari. Dari terminal Arjosari naik angkot jurusan Landung sari ( biasanya ada huruf L di plang nama jurusan, misalnya AL-> Arjosari-Landungsari. dll) dari Landung sari menggunakan bus puspa indah jurusan Malang-kediri, dan turun di museum angkut. perlu jalan yang agak jauh untuk menuju lokasi tapi dengan nuansa batu terasa adem. he he

Tiket Masuk

Harga tiket masuk di lokasi museum angkut ini relativ mahal buat saya yang belum pernah membaca review mengenai museum ini. tapi setelah masuk lokasi museum, harga tersebut ternyata murah untuk dapat melihat 300 jenis moda transportasi seluruh dunia, dan akan terus bertambah.

Tiket dengan week days (Senin-kamis) sebesar Rp. 50,000,00
Tiket dengan week days (Senin-kamis) sebesar Rp. 80,000,00

Terdapat tambahan biaya bagi para wisatawan yang membawa kamera profesional, yaitu Rp. 30,000,00. Namun bagi kami dengan kamera Hape saja tidak perlu ada tambahan biaya.

Koleksi di Ruang Utama

Kami masuk di ruang utama dengan berdecak kagum, Nuansa dengan lampu interior menambah kilap mobil dan motor di dalamnya, luas interior bangunan sekitar setengah lapangan bola dengan banyak sekali alat transportasi yang di pamerkan terawat, bagian dalam selebor motor yang bersih dan karet kaca mobil masih empuk menandakan koleksi ini terawat abiss. Semuanya koleksi memiliki latar belakang pembuatan dan produksi hingga berakhirnya di pasaran. Ini membuat saya bertambah kagum karena selain melihat ke unikan juga kita bisa melihat sejarah masa lampau yang kaya akan penemuan-penemuanya. 

Sepeda Motor Tempel bermesin belakang

Sejarah Sepedah Motor Tempel

Ada juga lho Sepeda Motor Tempel bermesin Depan. keren.
Bersama Istri, anak, Bapak-Ibu serta kakak dan keluarganya kami menjelajah sejarah kebudayaan dan teknologi masa lampau, mohon maaf ayahmu lebih antusias di banding kalian yah, he he.
Ini salah satu Mobil Soekarno di era Presiden ke-1 RI dan Istri saya mejeng he he
Kami di pandu dengan tour guide yang luar biasa dalam permesinan, otomotif serta sejarah masa lampau. beliau menjelaskan panjang-lebar-tinggi mengenai alat transportasi, berapa kapasitas mesin, silinder, kecepatan dan perbandingan dengan motor yang ada di jaman sekarang, yang waktu itu saya hanya ngangguk-ngangguk kalem, tanda baru tau. perkenalkan tour guide itu adalah bapak saya sendiri :D. Awalnya bapak ogah untuk masuk di museum ini karena selain bakalan jalan jauh dan membuat capek, tapi ternyata dari kami ber 9, bapaklah yang paling antusias.

Ini Bapak dengan sepeda motor merk BF (belum sempat foto sejarahnya hiks)

Sepeda Motor merk BSA tahun 1926

Sejarah motor BSA -S 26 (1926)
Saran saya bawalah seseorang yang pernah hidup dikala itu alat transportasi ini adalah sebuah kesehariaan dan kebiasaan. Orang tua kita adalah pilihan yang terbaik karena selain beliau menjadi tour guide juga akan mengenang dan membangkitkan masa anak-anak yang dahulu mungkin pernah di alami olehnya. Di jamin bakal terlihat lebih muda.
Banyak yang ingin saya dokumentasikan tapi sepertinya waktu yang memburu kami untuk segera beranjak ke lokasi selanjutnya. So biar kalian yg penasaran dengan koleksinya yang terawat ini. Silahkan berkunjung saja ya :D.

Foto dengan Sang Legenda Riley 9 Monaco 1932
Sejarah kendaraa Riley 9 Monaco-1932

Koleksi di Ruang Penemuan

Lokasi lain sepertinya bertema alat transportasi tradisonal indonesia dan penemuan-penemuan transportasi dari masa ke masa. Berlanjut dengan Salah satu yang unik lainya adalah transportasi tradisional yang berasal dari Magetan. Lebih tepatnya di daerah pegunungan. Yaitu sebuah becak magetan karena magetan adalah tempat mbah mertua kami di sana. Uniknya adalab becak ini biasa di gunakan untuk membawa sayuran dari atas bukit untuk kemudian di kumpulkan di pengepul untuk di jual. Seseorang duduk dan kaki digunakan sebagai kemudi serta tangan berada memegang posisi tuas sebagai rem dan pengendali kecepatan.

Becak Lawu Magetan
Ati-ati ya nak ;D
Selanjutnya yang menarik hati kami untuk berfoto ra adalah becak motor. Ketika kami berfoto di salah satu moda transportasi ini (walaupun sebenrnya g boleh di naiki yah, mohon maaf sekali-sekali buat blog :)). Anaku usil dan penasaran membuka tangki bensin dan terjatuh. Ketika saya memungutnya dan bermaksud menutup kembali ada bau bensin, saya penasaran kok masih ada bensinya, setelah sy lihat memang benar ada walau tidak banyak (waduh jadi inget film night at the museum).

Becak motor
Ini adalah kendaraan bermesin uap. kendaraan yang cikal bakalnya adalah kereta api uap, biasa di gunakan dahulu untuk mengangkut hasil kebun dan tambang. Ruang pembakaran terletak didepan, dan pembakaran masih menggunakan kayu untuk memanaskan air yang kemudian menghasilkan uap dengan tekanan tinggi selanjutnya menggerakan roda dan berjalan. Saya melihat dalamnya ruang pembakaran cukup terawat tapi seakan masih ada sisa abu -abu pembakaran. (masih mystery)
Alat Transportasi bertenaga uap
Alat Transportasi bertenaga uap
Di lokasi selanjutnya adalah sebuah aero space, pesawat terbang dan sejenisnya. saya sedang berfoto dengan anak di lokasi mainan ini.

Terbaaaaaaaang :D
Nah di museum angkut ini juga menyediakan kursi roda bagi para orang tua yang merasa tidak kuat berjalan jauh, tersedia cuma-cuma tanpa tambahan biaya apapun, hanya cukup meyerahkan KTP, selain itu juga tersedia stroller untuk baby jika membawa baby, sayangnya baby saya ga mau di taruh di stroller, ngerasa bisa jalan kali ya. haha
Capek duduk dulu sambil di dorong
Lokasi selanjutnya berada di luar ruangan lebih ke wisata budaya mengcapture sisi sosial kala itu. Perkembangan ekonomi dan di bawah kekuasaan hindia belanda. ekonomi kerakyatan kala itu tidak seperti sekarang, pusat peradaban di sekitar pesisir laut dimana perputaran ekonomi masih berputar pada pasar ikan, perkereta apian atau pegunungan dengan hasil angkut perkebunan dan hasil tambang. Masyarakat yang tergambar di museum ini bekerja sebagai pengangkut ikan dan penjual dawet, dan es puter. Jika hidup di masa perkiraan akhir 50 sampai 70 an pasti merasakanya Sumber. Bapak saya 

Bapak sedang berjualan es dawet

Bapak Mencoba menarik Jualan Ikan di pasar Petjinan

Alhamdulillah ada pelanggan selama jual Es Poeter
Hayoo liat apa
Selanjutnya kita memasuki dunia lainya yaitu dunia para gangster (ihiiiihiihikk suara kuda para cowboy). dimana seakan kita hidup di sebuah kota di negara barat dengan serba penuh dengan kriminalitas, hati-hati kena dorrr ha ha

Awas ukhti kena tembak saya :)
Dengan berakhirnya sebuah tembak menembak, kami akhirnya menciduk beberapa diantaranya, tapi ini beda para audisi imut ini sedang antri untuk berfoto tinggi badan dengan label prisioner di depan toko Chicago Police Dept. aiiih lucu beud.

Foto Tinggi Badan :D
Para Idola cilik sedang mengunggu di audisi
Oh ternyata audisinya berupa interview pake mesin ketik besar :D
Di tempat selanjutnya yang menarik perhatian juga terdapat Platform 9 3/4 khas banget sama cerita Harry Potter. he he
Platform 9 3/4
Di tengah jalan Saya mencoba berbincang dengan para pegawai museum, menanyakan tentang bensin yang masih tersedia dan sisa abu kendaraan uap, apakah jangan-jangan halusinasi atau kah tiap malam memang kendaraan tersebut menyala sendiri (seperti dalam film), namun ternyata jawaban pegawai tersebut melegakan. Karena catatan penting yang saya dapatkan adalah 80% dari semua koleksi museum angkut semua terawat dan masih berfungsi. ketika ada event tertentu malahan beberapa atau bahkan hampir semua koleksi di keluarkan dan di pamerkan di jalanan dengan memperlihatkan semua mesin berjalan sendiri. mantaaab. lega rasanya apa yang tadi saya lihat memang benar sebuah bensin dan sisa pembakaran. he he 
Sebuah limo dengan merk hummer keluaran tahun 2004 telah bersandar menjadi sebuah ikon baru di museum angkut. saya berpikir ini mungkin hanya imitasi atau sebuah rekaan, tapi setelah saya cek struktur di bawahnya ini dan keterangan petugas yang saya temui semuanya asli dan normal untuk berjalan. Cool banget.  

Hummer H2 Limousine  thn 2004-6000 cc Panjang 9.3m lebar/tinggi 2m 
bagi yang pingin tau panjang beneranya. nih saya kasih liat.
Limo Hummer bagian samping
Trus bagian belakang.
Bagian belakang Limo Hummer
Satu hal lagi yang menarik bagi saya adalah ada sebuah lokasi gembok cinta, yaitu jika kalian punya pasangan yang belum resmi silahkan saja kalau mau membawa gembok dan di gantungkan di sini, mungkin ini menyimbolkan hubungan para muda mudi, tapi sayang gembok cinta ini akan usang di telan jaman, makanya resmiin dong di KUA. Biar ga usah pake gembok2an.

Berikut penampakanya.

Ini bukan gembok cinta di malang ya, contoh saja. sumber
Ini gambar Gembok cinta yang ada di Malang
Koleksi Gembok yang masih sedikit. 
Last but not least, adalah hal terakhir yang menarik bagi saya di museum angkut yaitu pasar apung. berada di paling akhir rute. konsepnya adalah toko berbagai macam suvenir di sebuah pulau yang di kelilingi sungai, nah di sungai itu terdapat nelayan yang menjajakan daganganya secara terapung.



Itulah ulasan mengenai museum angkut ini. sangat di rekomendasikan menjadi salah satu tempat kunjung waktu di kota Malang. jangan lupa membawa sanank soudara, ayah-ibu apalagi kakek nenek, beliau pasti akan sangat senang karena mungkin di jaman beliau semua koleksi yang ada di museum ini dahulunya umum di gunakan di jamanya.

Salam,
Af

6 comments:

  1. Mudik ke gresik lebaran nanti mesti wajib berkunjung kesini

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bang, pasti ajib langsung rame nih museum. he he

      Delete
  2. Mobil mobilnya kece dan unik-unik banget jadi ngiler pengen beli,,,

    ReplyDelete
  3. seru juga ya jalan-jalan bareng keluarga..

    ReplyDelete
  4. Satu kata untuk Museum Angkut … Kereeennn. Kombinasi antara museum dan tempat rekreasi yang menyenangkan. Antara seni dan hiburan menjadi satu. Anda bisa belajar tentang sejarah alat alat transportasi yang digunakan oleh manusia dari jaman dahulu sampai sekarang. Dari Gerobak sampai Mercedez, dari pesawat capung hingga boeing, dari kebudayaan Asia sampai Eropa, Dari Bollywood hingga Hollywood semua komplit disini.

    Sekali lagi two thumbs up. Apapun citarasa seni anda, museum ini layak untuk masuk bucket list jika anda travel ke malang.

    ReplyDelete
  5. So far, the best museum yang pernah saya kunjungi. Areanya sangat luas, koleksinya juga banyak sekali. Ada parade mobil-mobil yang sangat menarik. Selain itu, juga menyajikan berbagai performance membuat pengunjung tidak bosan.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)