Misteri Habisnya Tiket KAI Lebaran (Mudik-Balik) Terungkap

بِسْـــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

Contoh keramaian pembeli tiket di stasiun Mojokerto
Ini blog sudah mulai mengarah ke misteri, bukan maksud memberikan stigma aneh, tapi memberikan gambaran bahwa sebuah persaingan hunting tiket itu tidak lengkap dengan tambahan misteri di baliknya. Hanya saja misteri ini khusus ingin membahas bagaimana menghindari habisnya tiket. Simak deh ulasanya :). Kereta api saat ini menjadi moda transportasi yang aman dan nyaman, dengan sistem yang teratur, bersih menghindari dari sistem percaloan. Perubahan ini menjadikan perusahaan kereta api selalu mendapatkan pujian dari para pelanggan setianya. termasuk saya, namun dengan sistem pelayanan kepada pelanggan yang sudah ada tidak menjadikan inovasi berhenti sampai disini. Pertumbuhan pelanggan yang terus meningkat di 4 tahun terakhir ini apalagi saat peak season semacam lebaran, baik tiket mudik maupun tiket balik.


Bagi sebagian orang yang sering berburu tiket pasti deh penasaran dengan tiket lebaran dengan berbagai macam pertanyaa. mengapa tiket bisa secepat itukah habis, adakah permainan dari pihak KAI, kenapa ketika masuk web pukul 00.00 untuk berburu tiket selalu lemot dan tidak bisa, padahal beberapa menit yang lalu lancar dan cepat, pertanyaan sejenis ini selalu bikin penasaran sebenarnya apa ygn terjadi dengan tiket yang selalu habis terjual di 10 menit pertama. Berbagai macam dugaan akhirnya tak mampu terbendung. Dalam sebuah forum kaskus, saya ingat sekali tahun lalu ada sebuah thread yang khusus membahas tiket mudik kereta api 2015 yang sempat menjadi perbincangan hangat para netter, saling share pengalaman tentang berburu tiket menjadikan saya paham bagaimana sebuah tiket itu dapat habis terjual. berikut hasil penulusuran saya.

1. Adanya permintaan yang besar

Di hari- hari biasa mungkin tiket akan habis terjual h-7 hari atau bahkan kurang, namun saat peak season seprti lebaran, jatah tiket tersedia di perebutkan oleh ratusan ribu bahkan jutaan pelanggan kereta api. sehingga suplai tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan permintaan yang besar. pembukaan awal H-90 hari adalah sama saja, karena di H-90 itu semua orang bersiap-siap untuk membeli tiket secara online.

2. Server web KAI dengan kuota pengunjung yang terbatas

Hal yang penting jika kita cermati server web KAI, ketika sedang peak season ternyata memiliki keterbatasan pengunjung. Ini bisa kita lihat dan buktikan sesaat ketika kita membuka tiket KAI, respon web tersebut lambat dan akhirnya time out. Ada juga yang telah masuk ke webnya dan mengisi semua isian pendaftaran tiket, seketika klik konfirmasi bayar tiba-tiba muncul pemberitahuan bahwa kursi yang di pesan sudah terjual. Setelah mencoba ke dua kalinya selang beberapa menit sudah lancar, namun semua tiket sudah terjual habis dengan warna merah terang. Para pelanggan akhirnya menduga-duga, mengapa bisa terjadi, adakah server lainya yang digunakan diluar Web resmi KAI. 

Menurut penuturan salah seorang agen di forum kaskus yang sharing, menjelaskan bahwa  dirinya memiliki akses khusus untuk mendapatkan tiket kereta api yang berbeda dari pembeli pada umumnya. jika pembeli umum mengunjungi https://www.tiket.kereta-api.co.id/ sedangkan agen penjual meng akses link https://www.agen.railtiket.kereta-api.co.id/.Menurutnya lagi server bagi keagenan lebih stabil daripada laman web KAI sehingga kemungkinan mendapatkan tiket jauh lebih besar. 

3. Adanya Jatah bagi keagenan khusus

Tahun lalu, sebuah aplikasi web penyedia jasa agen tiket pari-train memberikan pre order pesanan tiket lebaran di tahun 2015, sontak saya merasa kok bisa? bisa jadi mereka sudah mengantongi beberapa kursi tiket lebih dari H-90. Saat ini saya telah membuktikan sendiri jika agen khusus mendapatkan jatah beberapa tiket (untuk jumlahnya saya tidak mengetahui secara pasti). Ini terjadi ketika saya memesan tiket mudik tanggal 1 Juni 2016, Web KAI, Tokopedia, Tiket.com, semuanya penuh dan kursi tidak tersisa. 

Saya hingga pukul 05.00 saya mencoba searching dan menemukan web pergi-pergi.com. dan terlihat kursi masih ada 5 yang kosong. buset. masih ada seat ternyata, dibantu teman untuk membeli (karena menggunakan kartu kredit sedang saya tidak memilikinya), dan akhirnya dapatlah 3 tempat duduk tidak terpisah, 2 kursi bersebelahan, 1 kursi agak di depan. tidak ada tambahan biaya apapun dan proses cepat. Saya penasaran dengan sistem penyedia layanan ini , akhirnya saya telepon Customer service  untuk menanyakan kenapa masih ada tiket, dan CS tersebut memberitahukan bahwa pihaknya memiliki jatah kursi dari PT KAI. so ada titik cerah disini.

3 alasan ini yang menurut saya relevan menjawab misteri habisnya tiket KAI Lebaran ini. jika misalkan kita hitung-hitungan kasar, misal ada pertanyaan : 

"sebenarnya 1 tiket bisa diperebutkan berapa orang?"
misalnya saja tiket KAI yang di jual di tahun X H-7 lebaran adalah sebesar 50000 tiket

Misal KAI memiliki cara menjual dilihat dari 3 pembahsan diatas :
1. online melalui website serta agen bukan khusus (Web KAI, tiket.com,toko pedia, dll) memiliki jatah 70%
2. Jual via Agen khusus memiliki jatah seat ( Pergi-pergi, indomar, dll) memiliki jatah 20%
3. Jual via loket memiliki jatah 8%
4. Jual di hari H (H-3) memiliki jatah 2%

Misal konsumen berjumlah 500,000 dengan kemungkinan membeli melalui
1. online 70% = 350,000 orang
2. agen tiket 20% = 100,000 orang
3. via loket 8% = 40,000 orang
4. tiket goshow 2%=10,000 orang

misal perhitungan menjadi seperti ini 
1. cara online web. memiliki kuota 70% dari total tiket dan 70% dari konsumen didapatkan 1 tiket di perebutkan oleh 10 orang
2.  cara agen tiket kuota 20% dari total tiket dan 20% dari konsumen didapatkan 1 tiket di perebutkan oleh 10 orang 
3.  cara via loket 8% dari total tiket dan 8% dari konsumen didapatkan 1 tiket di perebutkan oleh 10 orang
4.  cara tiket go show 2% dari total tiket dan 2% dari konsumen didapatkan 1 tiket di perebutkan oleh 10 orang

perhitungan diatas bergantung dari jatah kuota berapa persen dan berapa persen dari konsumen yang memilih 4 cara tersebut. bisa berubah-rubah, hanya asumsi perlu adanya kajian lebih lanjut. 

Intinya jika kita mengetahui alur habisnya tiket seperti ulasan diatas, kita dapat mengantisipasi dan mengatur strategi pembelian menurut kesanggupan kita masing-masing. untuk tips dan trik hunting tiket bisa mengunjungi ulasan berikut

15 comments:

  1. Ada yang lebih parah lagi: 5 kereta subsidi PSO dari H-8 sampai H-3 dan H+3 sampai H+8, Jatahnya sudah dikurangi 50% di H-120 untuk mudik Gratisnya dephub, 1 detik juga langsung habis untuk 5 kereta tersebut karena yang dimunculkan hanya 300-an kursi/kereta

    ReplyDelete
    Replies
    1. lah ini... belum saya masukan ke itungan diatas, kalau gitu lebih gede lagi persainganya, bisa jadi 1 banding 40 orang nih :(

      Delete
  2. Mudik.... Mudik... Mudik..
    Hemmm saya gak kebagian tiket ne....
    Gak jadi mudik ah...hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha, tenang mas 2 minggu sebelum hari raya biasanya pihak PT KAI akan meluncurkan KAI tambahan, di tunggu saja :D

      Delete
  3. paling sebel pas musim mudik, selain rebutan untuk mendapatkan tiket, kadang keadaan juga masih ada beberapa kereta yang terlambat

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup, lebih sebel lagi waktu di rumah dan ketemu keluarga besar ada pertanyaan, kapan kawin? please stoppp !!

      Delete
  4. hmmm ternyata ada jatah menjatah rupanya, soalnya setiap orang yg mau pesan tiket di web nya kai itu sudah mantengin sebelum jam 00.00 dan kalau mau down maka sebelum jam 00.00 itu harusnya sudah down

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itulah, mungkin udah d sett jatah untuk pemesanan d web yg ketika d buka lgsung aja ludess

      Delete
  5. Naik motor aja mas...dari pada begadang bikin susah mata kita aja...menurut saya kalo mau dptin tiket .pesan nya harus pake mata saringgan mangekiou..trus pake jurus genjutsu

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, sampai sekarang saya belum dapat tiket. bisa molor nih balik nya

      Delete
  6. Pas nanya ke CS itu dikasi tau gak gan "Agen Khusus" apa aja yang dapet jatah kursi dari KAI?

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)