Teknik Membuat Kompor Trangia Cola bekas Kaleng Minuman

بِسْـــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

nyala api
Assalamualaikum, Salam lestari kawan, Memasuki bulan mei ini biasanya banyak banget jalur pendakian yang di buka, untuk kontak pendakian mana yang di buka, silahkan baca di artikel Nomor Kontak Jalur Pendakian Gunung Seluruh Indonesia. Selain karena jalur pendakian resmi di buka, biasanya karena memasuki bulan Juni hingga Agustus tidak memasuki musim hujan sehingga aman dalam pendakian. Nah bagi kalian yang mendaki gunung, saya ada tips untuk membuat kompor dari kaleng minuman bekas. Tips ini berguna banget buat kalian yang ingin mendaki dengan peralatan yang ringan ala ultralight hiking dan menghemat gas. Juga ketika di gunung kompor yang tiba-tiba ngadat tidak bisa di pakai kompor dari kaleng bekas ini dapat menggantikanya. intinya jangan sampai mati gaya di gunung. Setelah nanti sampai di rumah dengan selamat, kompor bisa di benerin lagi, bisa di lihat di arkiel yang pernah saya muat Tips Memperbaiki Kompor Gas Gunung.

Baiklah bahan - bahan yang diperlukan dalam proyek ini adalah :
1. 2 Buah Kaleng minuman ringan bekas, (bisa beli atau ngais di tempat sampah juga bisa :D. ukuranya seukuran kaleng pocari sweat, coca cola dan lainya. karena produk tersebut cukup mahal, maka kali ini saya cari produk yang murah seperti di lihat di gambar)
2. Peniti, atau lebih baik paku pin (buat Lubangin)
3. Penggaris, (untuk menandai, karena penggaris tersebut saya cari tidak ada, akhirnya memakai tebal buku perkiraan 2 cm)
4. Gunting
5. Silet atau Cutter
6. Bahan Bakar Spirtus atau Alkohol 70% keatas.



 
Bahan dan Alat

 
Diameter sama

 Cara Membuat :

1.  Buatlah Marking lubang pada sisi bawah kaleng

Lubang ini berfungsi sebagai keluarnya nyala api nanti, cara mudahnya untuk mengukur lubang dengan jarak yang sama adalah ambil sebuah kertas dan lngkarkan pada pantat botol, lalu ukur kertas tersebut sepanjang diameter, dan jaraknya di bagi sama, saya membaginya menjadi 16 lubang dari panjang total sekitar 21 cm.


Mengukur Panjang Diameter


Pembagian titik lubang


Marking

2. Buat Lubang 

Setelah saya coba peniti tidak berhasil, dan paku pin tidak punya, saya menggunakan paku tembok dengan ukuran paling kecil, dan di di lubangi. 
Kaleng setelah di Markin
3. Potong Kaleng

Potonglah setebal buku atau jika ada penggaris sekitar 2- 3 cm. kaleng tersebut di putar dan pemotongnya atau cutter di biarkan berhenti. Tidak perlu sampai berlubang, cukup sampai dalam saja, tidak perlu sampai sobek, jika sudah di rasa dalam maka kaleng dapat di tekan dan buka dengan tangan. 

Cara memotong Kaleng
Cara membuka kaleng


4. Potong ke kaleng ke 2 dengan ukuran yang sama

kaleng yang ke 2 ini berfungsin sebagai wadah bahan bakar, 


5. Membuat Pemisah 
Dari sisa kaleng diatas, carilah yang lebih rapi potonganya, buatlah marking dengan tinggi burner tadi + 0.5 cm, jika tinnggi kaleng pertama dan kedua adalah 2 cm, maka untuk pemisah ini tingginya 2.5 cm. buatlah marking seperti di bawah ini, dan potong, 

Note. maksud jarak a adalah sama tidak ada pakem dengan yang lainya, begitu juga b, sesuaikan saja :D

6. Gabungkan dengan urutan kaleng pertama-pemisah- dan kaleng kedua
Sebelum di gabungkan, tambahkan kapas di sisi  luarnya. dan tidak lupa lubangi sisi kaleng burner untuk membuat tempat spirtus.


Pemberian kapas
Setelah di gabungkan, buatlah lubang tempat spirtus, gunakan uang koin sebagai penanda dan cutter sebagai pemotong.
Buat Lubang tempat Spirtus


Selesai

Selesai, tinggal test run pertama dengan spirtus. Selamat Mencoba. :D

Product Test

Setelah dilakukan uji coba dan berhasil memperoleh pembakaran yang memuaskan. Tipsnya adalah ada pada pemberian kapas, memberikan daya serap tinggi sebagai sumbu spirtus, juga menghambat proses penguapan karena sifat dasar spirtus adalah menguap, walaupun tidak terjadi api seperti jet stove yang arah apinya bagus dan ke atas, dengan teknik ini arah apinya tidak beraturan akan tetapi daya tahan lebih lama sekitar 20 menit. (jika tidak memakai kapas atau sumbu daya tahan hanya berikisar 11 menit)

Bentuk sebelum di bakar
 
Seduhan daun Salam depan rumah



nyala api
Tidak lupa saya mengucapkan trimakasih kepada VIVA.co.id yang telah menampilkan tips ini menjadi headline mereka. 
VIVA LOG



2 comments:

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)