411 Momentum Persatuan Umat Islam

بِسْـــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ


Akhirnya gue ikut menuliskanya. Isu politik itu memang tidak akan pernah ada habisnya. Walaupun para kaum hawa tidak pernah suka dengan bahasan politik ini. termasuk istri gue. he he. katanya Siapapun yang menang pastinya sama saja, mending ngurusin lainya yang perlu di urus dari pada sekedar politik praktis. Lantas jawaban seorang suami ganteng kaya gue... "Hellow sayang, politik itu penting apalagi di jaman perang teknologi informasi saat ini. ketika politik itu mengunggulkan salah satu calon yang zonk banget akibat kita-kita ini ga mau melek politik dan milih atau termakan pilihan dari satelit pencitraan nyasar. apa yang lantas terjadi,, bla bla bla, (sambil menjelaskan) dan akhirnya listrik naik, beras naik, subsidi sekolah di cabut, lebih kesian lagi bagi para jombloers biaya nikah naik....  NNNah baru deh kerasa khasiat nya. ha ha. well sekedar guyonan rumah tangga, yang jelas romantis di kala sepaham maupun berbeda pendapat  itu jauh lebih penting guys :p

Kehidupan ini ga akan pernah terlepas dari politik, mungkin kita ga ngerasa dulu waktu kuliah ngedeketin kakak tingkat, buat apa? buat pinjem catetan dan kisi-kisi soal UTS, atau ngedeketin bagian umum kesekertariatan kampus buat memudahkan pengurusan beasiswa atau hal ribet yang diluar imajinasi kamu semua. apa tuh kalau bukan berpolitik. -balik lagi deh - 

yang gue tau dari kajian islam coba kita baca lagi kisahnya para ahli surga yang kita bersaksi atasnya yaitu Rosullullah SAW. Perjanjian Hudaibiyah. kalau kita pelajari perjanjian ini ga ada bagusnya buat perkembangan islam kala itu, bahkan terkesan memojokan dan tidak menguntungkan. udah pada tau belum isinya, cari di google yah banyak yang mengulas :D. poin utamanya adalah Rosul dengan cerdasnya menyetujui perjanjian damai dengan kaum quraisy adalah sebgai berikut :

1. Dengan menyetujui perjanjian damai ini, maka secara tidak langsung telah mengakui existensi kaum madinah secara hukum, yang saati itu kaum madinah dianggap golongan pinggiran, kelas rendah, ini penting sebagai basis pengakuan di jazirah arab. 

2. Dengan menyetujui perjanjian ini, rosul leluasa menyebarkan islam melalui jalan damai dengan mengirimkan duta-duta islam di berbagai penjuru diantaranya Mesir, Persia, Romawi, Habasyah, dan lainya dengan tenang tanpa di usik kaum quraisy. 

3. dan lain - lain, bisa di cari sendiri di kajian kajian rutin ya. 

Nah poin diatas menunjukan politik itu teramat penting, dengan politik tidak akan terjadi korban lebih banyak lagi, sepakat? 


Rombogan dari Ngalam
Saat ini sangat ramai terkait penistaan agama, well semua orang pastinya sepakat penistaan agama tidak akan di biarkan terjadi, jadi ini bukan kasus cincay lah, ini terkait keyakinan bro. Ga mungkin bisa di selesaikan dengan, "ya udah maapin lah", buktinya apa? semua elemen masyarakat dari berbagai gerakan turun meeeenn.. kebayang ga loe, ga pernah ada ceritanya semua gerakan ini mulai dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Front Pembela Islam, Pondok pesantren, Majelis Dzikir Azzikra, majelis taklim forum ukhuwah pemuda, Hizbut Tahrir, Forum Pemuda Masjid dan banyak lagi (ga bisa di sebutin satu-satu) dan Majelis yang notabene resmi dari negara yaitu MUI pun turun. coba kejadian apalagi yang bisa membuat umat muslim tergerak dan terpusat di satu tempat, bahkan solat idul fitri aja kalah karena ga terpusat. begitu amazing kalau kata gua. 

"Hay guys gue percaya kalau Tuhan itu ga perlu di bela oleh umatNya. Dia Maha segalanya. Dia punya cara terbaik buat ngurusin hal keduniawian kayak begini"

ya emang bener sih kalau Tuhan ge perlu pembelaan dari umatnya, karena Maha segalanya, Namun perlu di garis bawahi bahwa ini adalah bentuk cinta kita kepada Allah SWT suatu cinta yang di buktikan, emang cinta ga perlu pengorbanan? gue aja ngejar cinta gue sampe tidur di bandara, di tolak, pulang tanpa hasil, trus berangkat lagi, di tolak lagi sampai akhirnya cinta gue diterima, lah ini ama bini, lah gimana kalau ama Allah SWT yang menciptakan kita sendiri. 

"kalau pejabat itu terbukti salah, gue percaya Tuhan punya cara sendiri buat "menghukumnya". 

Tuhan pasti menghukum siapa saja yang salah dan bermaksiat. akan tetapi hukuman yang dilakukan manusia adalah untuk memberikan efek jera agar tidak terulang. dan juga sebagai hikmah. lho kok hikmah.. panjang deh ceritanya ntar.. haha

Jadi inget gua dulu, kalau ga ngerjain PR tugas Fisika, ulangan ga masuk, well di akhir semester gua di kasih 5. padahal udah di peringatin dari awal di hukum dari awal, ga ngerjakan PR, nilai 0. ga masuk ujian nilai 0. akhirnya gua mikir ya wajar hukuman yang paling berat adalah ketidak lulusan gue terhadap satu mapel di akhir semester. padahal dari awal udah di hukum. sedih.. -curhat gue-

"boleh demo tapi tanpa ngerusak taman ya, cmon guys kayaknya ga perlu khatam kitab suci elo biar loe nggak buang sembarangan, sabar ngantre, atau merusak fasilitas umum"

mohon doanya ya guys karena memenejemen manusia itu susah nya luar biasa, apalagi massa ribuan. gue aja kalau di kereta KRL dempetan ke dorong dikit karena si comut lagi ngerem, ilang keseimbangan akhirnya efek domino semuanya kedorong (bayangin kalau ruibuan massa).   yang jelas tidak di benarkan lah ngerusak fasilitas umum, namun please don't be simple mind gitu hanya karena oknum satu yang ngerusak taman menjadikan skeptis ama seluruh umatnya. apalagi oknum tersebut dari media tipi sambil selfie. :)

Akhir kata mohon doanya untuk semua elemen masyarakat, warga, ibu-ibu, bapak- ibu guru, anak-anak, merbot masjid,  bapak direktur, manajer, dan teman-teman semua yang ikut maupun yang memasak untuk konsumsi aksi, yang aksi, semoga aksi berjalan dengan baik nan tertib. Tak ada rusuh hanya gemuruh lantunan Quran, tak ada cacian hanya kajian dari para alim ulama, tak ada sumpah serapah hanya sapaan ramah dari para pemuda ganteng sehabis Jum'atan. Kemenangan adalah Haknya Allah SWT, kami serendah-rendahnya iman berikhtiar. 

Kangenya Nuansa Persatuan ini seakan melihat sejarah kemerdekaan ketika umat islam di Indonesia bersatu melawan penjajahan. Tidak adanya perpecahan, karena semua bertujuan satu. meninggikan Kalimatullah karena menyaksikan Izzah seorang muslim yang tergadai. 

Kangenya nuansa persatuan ini adalah senikmat-nikmatnya berislam dengan jamaah. teringat sejarah cucu nabi husein(cmiiw) rela meletakan kepemimpinanya kepada amir bani umayyah sehingga persatuan muslim yang hampir 10 tahun tergadai menjadi padu kembali. 

bismillah.


diatas si Commut


Sumber foto : 
-  Hidayatullah
-  Grup FB

4 comments:

  1. Semoga berlangsung damai dan tidak ada yang anarkis. aamiin

    ReplyDelete
  2. Wah sama mas... seluruh umat Islam bersatu dalam menegakkan kebenaran...
    Mantab n Keren Abis...

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)