Hidayah itu Mahal Zakirnaik visit 2017 di Stadion Patriot bekasi

بِسْـــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

Hidayah itu mahal guys. 




Di sebuah syiar tour di Indonesia, Dr. Zakir Naik. Alhamdulillah saya berkesempatan hadir di acara tersebut. walaupun tidak mendpaat kesempatan mendapatkan tiket. Sepekan sebelumnya sudah hunting tiket, sayang sekali karena kurang pas waktunya seringkali habis dan pindah jadwal. 1 hari sebelum hari H, sempat ngobrol dengan DKM masjid deket rumah, alhamdulillah salah satu ustad memberikan saya pinjaman KTP dan no kursi menggantikan beliau karena ada jadwal mengisi kajian di malam sabtu, Masyallah, memang kalau sudah rizky nya akan datang tanpa diduga. 

Tempat safari syiar ini bertepatan di Stadion Patriot Bekasi, Cakrabhaga. Ini baru pertama kalinya saya menginjakan kaki di sebuah stadion yang menurut hemat saya, luar biasa bagusnya, arsitektur, materialnya, dan strukturnya rigid. Bagi saya yang berprofesi sebagai tukang hitung bangunan ini takjub, ternyata bekasi punya stadion yang bisa dikatakan Standar Internasional. 

Tepat Pukul 19.00 kami masuk dengan cahaya yang terang didalam seakan tidak ada tempat untuk sembunyi dan tidur. arsitektur atap yang berlekuk lekuk tidak simetri menambah elegan dan nuansanya seperti konser dihadiri oleh puluhan ribu orang 



Suasananya sperti konser, namun yang datang rapi, tertib, santun, tertutup dan berhijab.
Di sesi pertama dengan MC acara adalah artis sahrul gunawan. Dalam hati di semua acara zakirnaik di indonesia sebelumnya, UPI Bandung, UMY Yogya dan Gontor, menurut saya di Stadion inilah yang paling megah, teratur dan sukses. 

Diakhir acara total ada 16 orang yang masuk Islam, saya undur diri pada pukul 00.00 karena besok pagi di hari ahad harus siap bekerja. Tapi Alhamdulillah acara tersebut sampai sekarang seakan masih bertinta untuk menuliskan betapa nikmatnya karunia hidayah. 

Renungan..

Dalam perjalanan pulang saya merenung bahwa Islam itu agama yang secara nalar tidak mungkin tidak diterima semua manusia yang berakal dan berilmu terkecuali ada sebab-sebab manusia yang menghambat sendiri, misalnya karena pernikahan, keluarga, ekonomi (semua tentang dunia). 16 orang yang bersaksi membuktikan bahwa mereka mampu menundukan keduniaan, dalam hati kecil ini sungguh teramat beruntung bagi siapa saja yang mendapatkan hidayah. 

Saya ini lahir dari keluarga muslim (alhamdulilah) juga sebuah anugrah namun jika disejajarkan oleh mereka yang dari awal lahirnya bukan islam tentu bedanya jauh. mereka dalam hidupnya mencari dan terus mencari kebenaran dan Allah membukakan karunia ini. Bahwa hidayah itu harus terus dicari dan di upayakan, tidak bisa hanya berdiam dan berceloth "nunggu hidayah". Tidak akan mungkin hidayah itu datang tanpa ada kesungguhan dan perjuangan dalam mencarinya. bagi saudara-saudara nonis yang telah bersyahadat. Selamat datang dan menikmati Iman dalam rengkuhan dan petunjuk Islam. 



Acara tersebut tidak serta merta lewat dalam pikiran, namun juga sebagai peringatan atau isyarat Allah SWT bagi hamba dan saya pribadi. Mengapa bisa? karena ketika saya merenung untuk mendapatkan tiket yang susah tiba-tiba di berikan oleh Allah melalui pak Ustad tadi seperti mengisyaratkan, ada hal yang harus saya ketahui dan pelajari sebagai bekal. Bahwa nikmatnya Iman melalui hidayah dan taufiq dapat di cabut oleh Allah SWT karena beberapa sebab. seperti banyak maksiat dan takut kehilangan dunia. 

Menurut Ustad Adi Hidayat :
Hidayah :
Petunjuk Allah yang mengarahkan hamba pada hakiat kebenaran. Sifat hidayah memiliki 2 sifat,

1. diberikan kepada siapapun atas kehendah Allah tanpa batas

2. Bila sudah diberikan itu cepat diambil (QS. 29 ayat 69)

Taufiq : Bimbingan Allah yang mengantarkan seorang hamba secara langsung kepada hakikat kebaikan. memiliki 2 sifat

1. Taufiq itu tidak diberikan pada semua orang hanya diberikan pada kalangan tertentu.

2. Bila sudah diberikan jangan sesekali ditinggalkan, karena jika ditinggalkan tidak mudah untuk mendapat kembali. 

Iman yang antara ada dan tiada

Ketika zaman sahabat, bahwa Iman itu fluktuatif, naik dan turun. Maka apalah dengan zaman ini ketika tayangan dan tontonan tidak sesuai dengan syariat, maka Ujian bagi kita di zaman ini adalah Iman yang ada dan tiada. Semoga Allah SWT selalu menjaga kita. Aamiin
Serugi-ruginya hidup adalah menukar akhirat dengan dunia yang sementara saja. 

Semoga Allah SWT selalu melindungi kita, Aamiiin



Sumber :
Ceramah Ustad Adi Hidayat tentang Taufiq dan hidayah https://www.youtube.com/watch?v=XAKQ8lhiOFQ


1 comment:

  1. saya sering sekali nonton videonya zakir naik... istimewa dakwanya..

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)