Lini Masa Sejarah Perkembangan Kereta Api di Indonesia

Kereta merupakan sarana transportasi yang sangat berperan ketika jaman pra kemerdekaan Indonesia. Ketika itu Kereta menjadi salah satu kemajuan teknologi di jamanya. 

بِسْـــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ



Beberapa waktu lalu, di bulan Februari, rangkaian jalan - jalan saya sebelumnya tentang Salatiga bisa di lihat di Liburan seru 2 hari di Salatiga , Melanjutkan seri jalan-jalan eksplore kota-kota saya berpindah ke kota Ambarawa dan melihat nuansanya seperti jaman Penjajahan Belanda dahulu. Belanda selain menjajah juga meninggalkan warisan sejarah dan budaya serta bangunan yang sampai sekarang masih sering kita jumpai. Menurut saya salah satu lokasi terbaik untuk melihat sekaligus belajar tentang perkembangan budaya waktu itu adalah dengan berkunjung ke Stasisun Ambarawa  

Berikut Lini masa informasi yang saya dokumentasikan ketika berkunjung ke Stasiun Ambarawa. 

Tahun 1840 Gagasan Kereta Api Pertama di Indonesia


Kolonel Jhr Van Der Wijk Mengusulkan agar di Pulau Jawa di bangun Jalur KA (kereta api) antara Surabaya- Surakarta- Yogyakarta- Bandung- Batavia. Jalur ini di bangun untuk kepentingan militer dalam rangka mengantisipasi perlawanan susulan dari pendukung Pangeran Diponegoro (1825-1830). sementara para pengusaha perkebunan di Jawa juga menginginkan adanya jalur KA untuk memudahkan pengakutan komoditas hasil perkebunan dan pelabuhan

Tahun 1849 Kereta Lori Pertama


Industri tambang di Kalimantan mulai menggunakan jalur rel sebagai transportasi barang. Atas persetujuan Sultan Bannjarmasin, pihak perusahaan memasang dan mengoperasikan rel khusus transportasi batubara yang menghubungkan Tenggarong- banjarmasin dengan lebar sepur 400mm 

NISM Perusahaan Kereta Api Pertama di Indonesia


Kereta api mulai diperkenalkan pada masa Hindia Belanda melalui NV Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) yang merupakan perusahaan kereta api swasta pertama W.Poolman Graser, dan E.H. Kol adalah pengusaha perkebunan yang mengajukan permohonan konsesi NISM untuk pertama kalinya. Perusahaan tersebut menjadi pelopor bangkitnya perusahaan kereta api di Indonesia. Di tahun ini, pembangunan Jalur KA dengan rute Semarang, Surakarta hingga Yogyakarta mulai dicetuskan. Jalur tersebut nantinya juga akan dihubungkan pada lintas cabang di Kedungjati menuju Fort Willem I (Ambarawa). Ambarawa merupakan pusat kendali militer Pemerintah Hindia Belanda sehingga akan memudahkan pergerakan tentara apabila diperlukan. 

Tahun 1864 Berawal dari Desa Kemijen


Pada tanggal 17 Juni 1864 Gubernunr Jendral Hindia Belanda Mr. LAJW Baron Sloet van deen Beele (1861 - 1866) melakukan pencangkulan pertama pembangunan jalur KA di desa Kemijen Semarang. Inilah awal dibangunya jalur KA pertama di Indonesia. Pembangunan ini memakan waktu sekitar 3 tahun.


Tahun 1865 Lokomotif Pertama, Befungsi Ganda


Sebanyak dua unit lokomotif uap buatan pabrik Borsig asal Jerman yang dipesan perusahaan kereta api Swasta pertama Nedelandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) tiba di Indonesia. Masing-masing lokomotif uap diberikan nomor seri, yaitu NIS1 dan NIS2. Selain digunakan untuk membantu pembanunan jalur KA yang telah dimulai sejak 1864, lokomotif pertama itu juga dipapkai untuk sarana berlatih calon masinis. 

Tahun 1867 Kereta Api Indonesia Dioperasikan Pertama Kali


Pada tahun 10 Agustus 1867 jalur KA di Indonesia resi beroperasi antara Stasiun Semarang (Semarang) dan halte Tanggoeng Tanggung) sepanjang 24.7 km dengan lebar sepur 1435mm Saat itu jalur KA ini digunakan untuk mengangkut komoditas hasil perkebunan dari wilayah pedalaman ke pelabuhan Semarang. 


Tahun 1869 Awal mula Trem Ditarik oleh Kuda


Angkutan trem untuk pertama kalinya diperkenalkan perusahaan trem swasta Bataviasche Tramweg Maatschappij (BTM) kepada warga Batavia. Adapun penarik sarananya masih menggunakan tenaga kudan dan lebar sepur yang digunakan adalah 1188 mm. Trem ini melayani rute mulai dari Pasar Ikan - Harmoni. 

Tahun 1873 Pembangunan Jalur kereta antara Risjwijk (Istana Merdeka) dan Buitenzorg (Istana Bogor)

Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) meresmikan jalur Jakarta-Bogor dengan jarak 44km. Jalur ini menjadi istimewa karena menghubungkan dua pusat pemerintahan Hindia Belanda yaitu Risjwijk (Istana Merdeka) dengan Buitenzorg (istana Bogor). Oleh karena itu sejak 1885 peerintah, melalyi Dinas Keretaa Api Negara Staatspoowegen (SS) sangat berkepintngan untu membeli jalur tersebut dari swasta (NISM) dan pada 1 November 1913 jalur Jakarta Bogor dibeli oleh SIS.

Tahun 1876 Kereta Api Pertama di Sumatera


Jalur KA pertama di Pulau Sumatera mulai beroperasi tahun 1876 antara Uleelheue dan Kutaraja (Aceh) sepanjang empat kilometer dengan lebar sepur 1067 mm. Jalur ini dipergunakan tentara Belanda dalam rangka membantu perang melawan Kesultanan Aceh. Kemudian pembangunan Jalur Kutaraha - Besitang menggunakan lebar sepur 750 mm dan pengelolaanya diserahkan kepada pemmerintah sipil benama Atjeh Tram (ASS).

Tahun 1878 Jalur Kereta Api Milik Negara Pertama Soerabaya- Pasoeroean

Jalur KA Surabaya- Pasuruan Sepanjang 63 km menjadi jalur KA milik negara Staatspoowegen (SS) yang pertama beroperasi dengan lebar sepur 1067mm jalur KA Staatspoowegen (SS)di Jawa Tengah dan Jawa Timur dikenal dengan nama Jalur Timur (Osterlijnen). 


Tahun 1886 Dari Perusahaan Tembakau ke Kereta Api


Perusahaan perkebunan tembakau NV. Deli Maatchappij (DSM). Perusahaan tersebut adalah satu-satunya perusahaan kereta api swasta yang beroperasi di Sumatera. jalur KA pertama yang digunakan adalah lintas Medan - Laboean (stasiun di Pelabuhan dengan jarak 17 kilometer. 

Tahun 1891 Kereta Api dan Batu Bara

Staatspoowegen (SS) meresmikan jalur KA yang pertama di Sumatera Barat, yang menghubungkan Padaang Panjang - Puluair sepanjang 71 km. jalur ini digunakan untuk angkutan batubara. 


Tahun 1909 Lebar Sepur dan Keragaman


Pada tahun 1909 diresmikan jenis lebar sepur 600mm oleh Staatspoowegen (SS) pada jalur trem Cikampek - Cilamaya sepanjang 28 km. Sebelumnya, diketaui terdapat 5 jenis jalur KA yang digunakan yaitu 400mm (Kalimantan, 1849), 750 mm (Aceh, 1885), 1067mm (Batavia, 1873), 1188 (Batavia, 1969), dan 1435 mm (Semarang , 1867). 

Tahun 1914 Jalur Kereta Api di Sumatera Selatan 

Jalur KA pertama di Sumatera Selatan yang menhubungkan pelabuhan panjang - Tanjung Karang dengan jarak 12 km resmi beroperasi di tahun 1914. Jalur KA miik Negara Staatspoowegen (SS) tersebut digunakan untuk angkutan Batubara. 


Tahun 1922 Jalur Kereta Api di Sulawesi

Perusahaan Kereta Api dan trem milik negara Staatsspoor en Tremwegen meresemikan jalur KA pertama di Sulawesi. Jalur itu menghubungkan Pasarbutung dengan Takalar sepanjang 12 km. Pada 1930 jalur tersebut ditutup karena tidak mengungtungkan. Saat penjajahan Jepang Jalur KA tersebut dibongkar untuk keperluan Perang. 


Tahun 1925 Kereta Rel Listrik Pertama 


Bersamaan dengan perayaan ulang tahun Staatsspoor en Tramwegen ke 50, kereta listrik pertama diluncurkan. Jalur yang pertama dielektrifikasi adalah rute Jatinegara - Tanjung Priok. Selanjutnya diteruskan sampai Bogor. 

Tahun 1929 Kereta Api Cepat 

Pada tahun 1929 Staatsspoor en Tramwegen diresmikan kereta api cepat "Eend agsche Express" Rute Jakarta- Surabaya dengan waktu tempuh 13 jam yang sebelumnya 32.5 ja,. Dengan kereta ini penumpang langsung menuju ke stasiun akhir Jakarta-Surabaya, tanpa transit (menginap).


Tahun 1942 Kereta Api Pada Masa Penjajahan Jepang 


Pada tahun 1942 - 1945 tentara Jepang menguasai Indonesia. Seluruh perusahaan kereta api berada di bawah komando militer Jepang. Saat pendudukan Jepang banyak sarana dan prasarana perkeretapian yang terbengkalai akibat tidak dirawat. sebagian rel lintas cabang di bongkar untuk dipindahkan ke negara lain. seluruh perusahaan kereta api milik negara maupun swasta disatukan dalam Rikuyu Sokyuku (dinas Kereta Api)


Tahun 1945 Nasionalisasi Kereta Api


Setelah bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, beberapa hari kemudian terjadi pengambilalihan stasiun-stasiun dan kantor kereta api yang dikuasia tentara Jepang. Puncaknya , pengambil alihan di kantor pusat kereta api bandung. Peristiwa bersejarah ini terjadi saat "pemuda Kereta Api" membacakan pernyataan sikap yang menegaskan bahwa mulai tanggal 28 September 1945 kekuasaan perkeretaapiian berada di tangan bangsa Indonesia. Hal itu sekaligus menandai berdirinya Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI). Sejak itu setiap tanggal 28 September diperingati sebagai Hari Kereta Api Indonesia. Selama 1945 - 1949, DKARI menjadi bagian perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan. Ketika Belanda kembali ke Indonesia, Perkeretaapian yang dikausi Belanda dikelola oleh perusahaan kereta api negara Staats Spoorwegen (SS) dan gabungan perusahaan kereta api swasta Verenide Spoorwegbedrijf (VS). 

Di tulisan selanjutnya saya akan mengulas hasil kunjungan ke Stasiun Ambarawa yang membuat saya berniat kembali mengunjunginya. 


10 comments:

  1. Menarik sekali baca sejarah perkembangan perkeretaapian di Indonesia ..., diulas lengkap.

    Ditunggu ya artikel selanjutnya mas Afrizal liburan ke stasiun Ambarawa Fort Willem I yang pernah juga kudatangi.
    Pasti akan kukomentari, mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. siap mas, ngumpulin semangat dulu nih kita heh e

      Delete
  2. Dulu pas main ke tempat sepupu yang kuliah di Salatiga, rencananya juga mau mampir ke Stasiun Ambarawa, tapi gagal karena salah baca google map. Jadi nyasar dan muter-muter Salatiga doang.

    ReplyDelete
  3. kapan nih main ke salatiga lagi, banyak yang belum di kunjungi nih.

    ReplyDelete
  4. Sangat menarik, Mas, dan sangat lengkap bacanya.
    Jadi pengen jalan-jalan ke Salatiga lagi, udah lama sih waktu itu kesana, dan kebetulan pas hujan. Jadi kurang bisa explore. Kalau cerah asik, dari pagi sampe sore bisa beberapa tempat ya, Mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku waktu di ambarawa, bisa 3 tempat mas, museum ambarawa, benteng pendem, trus di eling bening. lengkap sudah, ahaha

      Delete
  5. Habis baca ini entah kenapa gw merasa jadi pintar. Bagus lo sharingnya.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)