Ketenangan Hati Saat Momen #AyoHijrah bersama Bank Muamalat Indonesia


Seorang Muslim Harus Pandai Mengatur Keuangan

بِسْـــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

Adalah Ibuku memberikan tauladan yang baik bagaimana muslim harus pandai mengatur keuangan. Pagi itu ketika hendak pergi kesekolah dasar, tak jauh dari rumah yang hanya berjarak 400 meter. Ibu selalu tidak lupa membawakan sekotak besar dagangan yang akan di titip-titip kan di kantin sekolah. kotak tersebut berisi Jelly yang di bungkus rapi dan dingin. aku adalah anak terakhir dari 3 bersaudara. Semalam ibu dan mbak sudah memasak jelly dan tugasku mengantarkan jelly tersebut di warung-warung sekolah, baik kembali dengan untung karena berhasil menjual semuanya atau bersisa. Hasil dagangan tersebut selanjutnya dikumpulkan sampai cukup buat uang jajan kami sebulan. Ibu tidak pernah memberi uang jajan harian, melainkan bulanan. Ibu juga memberikan ide celengan dari kaleng bekas cat pagar rumah agar tiap kali aku mendapatkan jatah bulanan untuk di tempatkan dalam kaleng tersebut dan sehari aku ambil sebagian demi sebagian.


Ilustrasi Jelly dalam kantung plastik


Ketika sudah beranjak SMA, aku sudah membuka tabungan di salah satu bank negara. Bukan karena sudah berpenghasilan waktu itu, melainkan karena aku berkeinginan untuk belajar menabung. Sedikit demi sedikit mendapatkan dana dari sekolah aku tabungkan dengan baik. Saat itu motivasi aku menabung adalah untuk membeli sebuah barang namun tidak mengganggu kiriman orang tua.


Momen #AyoHijrah-ku yang Pertama

Di saat kuliah pun masih terus menabung hingga suatu waktu aku mengikuti kajian yang isinya ajakan untuk menabung secara syariah. Bagaimanapun, aku adalah seorang muslim yang masih awam, aku juga berkeinginan untuk belajar lebih baik dalam Syariah secara menyeluruh (kaffah). Dari kajian tersebut, aku baru tau kalau Bank juga ada sistem syariah selain konvensional yang biasa aku pakai. #AyoHijrah ke syariah, sebelum semua terlambat, dalam benaku. Keinginan ini baru bisa terwujud ketika aku telah bekerja berpenghasilan sendiri. Oleh karenanya mungkin inilah momentum awal #AyoHijrah-ku,  aku mulai membuka tabungan dan memindahkan seluruh tabungan tersebut ke dalam Bank Muamalat.

Kenyamanan hati inilah yang tidak ternilai. Alih-alih berpikir mengenai imbal balik dari bunga bank, aku tidak memikirannya. Aku ingin kenyamanan dalam hati. Itu yang aku temukan di momen #AyoHijrah ini. Terlebih lagi aku membuka beberapa tabungan di Bank Muamalat.

Momen #AyoHijrah-ku yang Kedua
Keinginan untuk membuka buku tabungan lainya adalah saat aku mengikuti kajian oleh Ustad Firdauz tentang Ibadah Haji. Betapa salah satu rukun yang perlu aku jalankan sebagai seorang muslim adalah ibadah haji, terlebih lagi keutamaan-keutamaan terkait dalam pelaksanaan Ibadah haji. Salah satu keutamaan Ibadah Haji adalah Ibadah Paling afdol disebutkan setelah Jihad Fiisabilillah. Aku mulai mengevaluasi bagaimana cara bisa menyisihkan uang penghasilan, karena tipikalku ketika mendapatkan penghasilan bulanan, seakan selalu habis di akhir bulan. Saat itu aku sedang gemar kegiatan traveling, hampir-hampir tiap 2 pekan sekali selalu pergi traveling. akhirnya aku memberanikan diri bertanya.
Bagaimana cara kita berhaji dan niat agar dimudahkan oleh Allah SWT, sedang penghasilan kalau di tabungkan belum tentu cukup untuk mendaftar kursi.? 
Jawaban Ustad Firdauz membuat aku tertegun.
Kalau antum sudah berniat haji. Tidak cukup hanya niat, caranya buka tabungan haji dan mulai sisihkan tiap bulan. Haji itu Panggilan Allah SWT, ketika kita sudah niat dan berusaha, Insyallah nanti akan dicukupkan oleh Allah SWT. 
Masyallah benar sekali, betapa pikiranku sangat sempit bahwa untuk berhaji harus menyisihkan uang sekian ratus ribu dan setelah ratusan purnama baru bisa berangkat. Tidak, bukan seperti itu cara berpikirnya, menyisihkan uang adalah sebagai cara untuk berwasilah (berusaha) sekemampuan hambanya. Maka yakinlah Sungguh Allah SWT Maha Kaya dan pemberi Rizki, akan menurunkan karunia dengan banyak cara dan tidak di sangka-sangka oleh hambanya. Haji adalah Panggilan Allah SWT bagi yang mau dan mampu, mau berusaha dan mampu berkorban menyisihkan sebagian penghasilanya di awal waktu saat gajian turun.

Tidak menunggu waktu lama, aku mulai merubah cara pikirku untuk menabung dan membuka rekening di tabungan haji muamalat esok harinya.

Momen #AyoHijrah-ku yang Ketiga
Setelah membuka tabungan haji di bank muamalat bersama istri, aku telah memiliki 2 jenis tabungan di Bank Muamalat. yaitu saat momen pembukaan tabungan IB Muamalat dan yang kedua adalah tabungan haji untuk 2 orang (aku bersama istri). Lainhalnya pada momen #AyoHijrah ku yang ketiga, adalah pembukaan rekening Tabunganku di Bank Muamalat. Momen ini adalah saat aku berkesempatan ikut kajian ustad Firdaus tentang bab Zakat, Infak dan Sodaqoh. Beliau memberikan kajian dengan lugas dan jelas tentang keutamaan shodaqoh, zakat, dan bagaimana cara menyisihkan sebagian penghasilan kita untuk zakat, infak dan shodaqoh.
Sedekah sebaiknya jangan di campur, dan di ambil saat sisa. Bukalah tabungan yang khusus bersisi sedekah dan akan terpotong tiap bulan di awal bulan dari penghasilanmu. 
Tidak berlangsung lama, esoknya aku mulai membuka rekening yang aku khususkan untuk zakat, infak dan sodakoh. dan aku sisihkan di awal waktu saat gajian. Aku berpesan kepada istri, semisal jika dalam keadaan darurat (dipanggil oleh Allah SWT). semua rekening bisa di pakai terkecuali rekening khusus sedekah ini, harus di tunaikan ke 8 golongan penerima sodaqoh bukan untuk di konsumsi.

Bagaimana aku menjatuhkan pilihan Bank Muamalat Indonesia sebagai jasa bank keuangan kami sekeluarga? jawabanya adalah:
  1. Bank Muamalat adalah bank pertama syariah yang memulai perjalanan bisnisnya pada 1 November 1991 atau 24 Rabi'us Tsai 1412 H. Saat itu tidak ada bank selain Bank muamalat yang dari pembukaan bisnis pertamanya murni syariah. 
  2. Bank Muamalat tidak menginduk dari Bank Lainya, sehingga terjaga kemurnian syariahnya. 
  3. Pengelolaan dana di Bank Muamalat Didasarkan pada prinsip-prinsip ekonomi syariah yang di kawal dan diawasi oleh dewan pengawas Syariah
  4. Bank Muamalat memiliki produk dan layanan keuangan lengkap yang ditunjang dengan fasilitas seperti mobile banking, internet banking, jaringan atm hingga ke mancanegara. 
  5. Selain itu ketika krisi moneter terbukti hanya bank syariah muamalat yang tidak berdampak. 

Kemudahan Transaksi di Bank Muamalat Indonesia
Selain Bank Muamalat sebagai pioneer bank murni syariah. kemudahan bertransaksi adalah pilihan utamaku. Di era digital seperti sekarang ini, bank syariah muamalat telah memiliki kemudahan dalam bertransaksi melalui Web resmi di link IB.Muamalat selain itu terdapat mobile banking yang bisa dikses melalui android.



Aku termasuk tidak ingin repot dalam bertransaksi, di Bank Muamalat cukup menggunakan web atau mobile banking untuk bertransfer maupun pengaturan auto debit. serta banyak pilihan lainya, mulai dari pengisian pulsa, token maupun pembayaran merchant. 


Rekening di Bank Muamalat


#AyoHijrah Selaras dengan nafas Syariah Bank Muamalat

Selaras dengan tujuan murni syariah Bank Muamalat. aku juga pingin kawan mengetahui Bank muamalat dari pengalamanku diatas, bagaimana cara kita mengikuti tuntunan islam secara menyeluruh dalam arti syariah salah satunya melalui finansial. Indonesia telah memiliki Bank Muamalat syariah, saatnya kita berhijrah secara finansial. Untuk Lebih lengkap mengenai gerakan #AyoHijrah ini, kawan bisa melihat di link sebagai berikut ini. Seputar #AyoHijrah

Apa saja Produk dari bank Muamalat, kawan bisa cek di situs resminya, baik segi detail produk, keuntungan serta tarif. semua jelas dan transparan.

1. Tabungan IB Hijrah. Saat ini aku telah memakainya.

2. Tabungan IB Hijrah Haji dan Umrah . Saat ini aku telah memakainya.

3. Tabungan IB Hijrah Rencana

4. Tabungan IB Hijrah Prima

5. Tabungan IB Hijrah Prima Berhadiah

Rencana aku akan membuka tabungan hijrah rencana untuk rencana keuangan kami di masa depan. Semoga barokah. aamiin.

Momen #AyoHijrah-ku yang Terakhir
Momen #AyoHijrah-ku yang terakhir ini adalah melalui tulisan ini, semoga memberikan gambaran walaupun sedikit, tentang gerakan #AyoHijrah dari Bank Muamalat. Mulai dari Pengalamanku tentang menabung, Mengapa memilih Bank Muamalat sebagai jasa finansial kami sekeluarga, kemudahan bertransaksi sampai detil produk di Bank Muamalat. Akhir kata Pilihlah yang berlandaskan murni syariah. Insyallah Berkah. Semoga Bermanfaat. 


14 comments:

  1. Semoga semakin berkah rizkinya dengan menabung di bank muamalat

    ReplyDelete
  2. Mantul mas, tulisannya amat menginspirasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mohon maaf, semoga bisa menjadi ladang amal. terimakasih.

      Delete
  3. Mantep.. Barakallah, semoga beruntung bisa Umroh gratis ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, umroh gratis adalah bonus. meng-action kan niat adalah poin intinya. terimakasih bang sudah berkunjung

      Delete
  4. Semoga berkah mas..

    Salam kenal...

    ReplyDelete
  5. Baca tulisan ini kok aku jadi malu sendiri, mudah2an saya bisa mengekor punya tabungan haji dan tabungan sedekah seperti mas juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insyallah segera di mudahkan mas. salam kenal

      Delete
  6. muamalat ini bak pertama saya lho ^-^

    ReplyDelete
  7. Masya Allah, nggak berbeda dengan pengalaman saya. Sejak awal patungan sama suami untuk membuka tabungan haji, tidak cukup niat memang, harus usaha. Qadarallah, tidak lama kemudian dicukupkan untuk mendaftar. Rasanya masih seperti mimpi. Kata ustadz saya, mampu itu harus diusahakan juga, tidak hanya ditunggu... Dan sy percaya, Allah pasti akan memudahkan niat baik kita..

    ReplyDelete
  8. selalu menarik mas artikelnya, menginspirasi. siapa tau dapat Umroh gratis :)

    ReplyDelete
  9. Pengalaman kita semua kita kantongi masing-masing dan berharap semua itua dlah pembelajaran,,,,sehingga dapat membentuk karakter kita...salam POJONYANTAI

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)