Pengalaman Ketika Ditanya kawan Nonis, Kenapa Puasa di Bulan Ramadhan


Image by Fauzan My from Pixabay 


Kenapa sih Loe Puasa???

Setiap Umat Muslim dimanapun berada, dan bagaimanapun kondisinya. Diberikan oleh Allah SWT perintah untuk melaksanakan puasa.

بِسْـــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

Di perjalanan pulang kami dari Anyer menuju Bekasi membutuhkan waktu sekitar 5 jam normal, di dalam perjalanan tersebut kami ber 6 berbincang-bincang mengenai segala hal, tertawa lucu serta unik bahasan-bahasanya. Hingga pada suatu ketika terjadi dialog agama. Dari semua anggota tersebut 3 diantaranya Non islam, dan mereka tertarik untuk mendengar pendapat langsung dari muslim biasa seperti saya. 

Zal kenapa si loe puasa ?

Waduh...#$% (saya membatin, pertanyaan berat ini membuat saya ga bisa tidur nih). Biasanya saya selalu tidur dalam perjalanan selama 5 jam dengan tujuan agar badan saya segar kembali ketika sudah bertemu anak dan istri. not sleep inevitable.

Pertanyaan ini membuat saya berpikir lama, bukan karena jawabanya, namun bagaimana menjelaskanya kepada kawan saya yang bukan Islam, lebih dari itu tepatnya menanyakan pribadi saya "emang gua puasa buat apa ya?. Sehat, rutinitas ramadhan, sudah kebiasaan dari kecil karena keluarga saya muslim?" Hmm.. Merenung dalam-dalam dan mengingat-ingat kajian yang pernah saya ikuti yang menjelaskan berbagai dalil, keutamaan, kewajiban Puasa. Saya flashback ke tiap sel-sel memori di otak saya mengenai pertanyaan natural yang seharusnya saya tanyakan kepada diri sendiri. Kawan yang bertanya ini adalah seorang Project Yard Manager yang memiliki pemahaman logis dalam arti keteknikan. 

Itu perintah Allah SWT Pak, yang termaktub dalam Al Qur'an. Jadi saya dengar dan patuh. 

merasa jawaban tersebut bukan jawaban sebenarnya yang saya ingin sampaikan, saya masih berpikir diksi yang tepat dalam menyampaikanya. Biidznillah (dengan Izin Allah SWT) ide analogi yang bisa saya sampaikan. 

"Begini pak, dalam agama kami (islam), kami punya client yang derajatnya paling tinggi, yaitu Allah SWT, Tuhan kita semua. Allah SWT memerintahkan untuk berpuasa di bulan Ramadhan dan tertulis jelas dalam Standard Code Internasional, bukan sih... lebih dari internasional......., standard code semesta dunia akhirat. Pedoman hidup yaitu Al Qur'an. Lebih lagi dalam pelaksanaanya terdapat Standard operasional prosedur yang di contohkan Rosulullah SAW dalam Al Hadist. Jadi sebagai umat nya yang berlumur dosa ini, patuh dan taat adalah jawaban terbaiknya." Beberapa saat kemudian dalam mobil kami diam hanya menyisakan suara kendaraan di luar sana. 

"Tapi banyak kan yang kaga puasa, noh si ramli juga kagak puasa." seraya nunjuk salah satu kawan dalam mobil. 

Ramli(bukan nama sebenarnya) yang memang saya tahu tidak berpuasa, dan sholat namun sikap terhadap sesama saya akui lebih sholeh dari pada semua kawan di perusahaan. Saya fikir lanjutin ga ya. 

"Setiap diri kita mempunyai free will (kebebasan untuk melakukan hal apapun) secara sadar, termasuk mau berpuasa atau tidak. Namun ketika kita tidak mengikuti Standard code semesta dunia akhirat yang memang nyata buat muslim, yaitu perintah Allah SWT. Lantas apa pengaruhnya? Kalau di project saja jika kita tidak mengikuti standar yang telah di tetapkan, semua laporan kita akan di tolak (rijection) lalu bagaimana dengan laporan kita tentang hidup terhadap Maha Kuasa? begitulah kira-kira."

Ada beberapa kawan di tempat saya bekerja cukup unik, dari yang muslim namun tidak terlihat keislamanya (tidak mengikuti aturan) namun ada yang Non-is ikut tata cara muslim seperti puasa Ramadhan. Setiap sahur dan berbuka kita selalu bersama. Semua memiliki toleransi tinggi dan sangat dekat karena kami bersama dalam proyek. Tidur bersama di mess dan berangkat bersama. 

Lantas kawan, mengapa sih kita berpuasa ? Pertanyaa ini harus saya ajukan ke diri sendiri, apa yang membuat saya harus berpuasa. Saya meminta ijin membawa tulisan 


1. Puasa adalah Perintah Allah SWT

Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al Baqarah :183


يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

 Artinya : Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kau berpuasa sebagaimana diwajibkan atas kaum-kaum sebelum kamu agar kamu bertakwa. 


Ayat yang jelas mewajibkan hambanya yang muslim untuk menjalankan ibadah puasa. namun masih bersifat umum, yaitu perintah menjalankan puasa, seperti kaum-kaum terdahulu yang di perintahkan yaitu kaum nabi Musa, Nabi Isa, dan lainya. Di ayat 184 setelahnya menerangkan tata cara dan kemudahan-kemudahan bagi siapa saja yang diperbolehkan mengganti puasa. 

Bulan Ramadhan sendiri termaktub di ayat yang ke 185 


شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

Artinya : Bulan ramadhan adalah bulan diturunkanya Al Qur'an. Al Qur'an adalah petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). 

Dia ayat ini Allah SWT memperkenalkan bulan yang khusus yaitu bulan Ramadhan serta keutamanya sebagai waktu turunya Al Qur'an. di Ayat selanjutnya adalah perintah wajibnya puasa di bulan tersebut. 

فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

Artinya : Barang siapa diantara kamu hadir di bulan (Ramadhan) itu, wajib baginya puasa. 

menariknya diturunkanya ayat perintah puasa ini tidak secara langsung dalam 1 ayat. namun berangsur-angsur. Ini mengindikasikan ada pendidikan tahuid secara berkesinambungan. Pada titik tertentu keimanan umat sudah terjaga, maka turunlah ayat untuk mewajibkanya. MasyAllah. 


2. Puasa adalah Base Line Keislaman (Rukun Islam)

Puasa adalah salah satu Rukun Islam. Ukuran keislaman seseorang, salah satunya adalah Rukun Islam, dan Puasa ada di dalam rukun tersebut. Sehingga tidak lengkap seorang muslim manakala melalaikan puasa yang termasuk rukun tersebut. 

Sabda Rosullullah yang artinya : 

"Islam dibangun diatas lima (pondasi) : Syahadat Laa ilaaha Ilallah wa anna Muhammad Rosulullah, mendirikan sahalat, menunaikan zakat, Ibadah Haji (bagi yang mampu), dan berpuasa di bulan Ramadhan." (HR Bukhari dan Muslim)



3. Puasa adalah Ukuran Keimanan dan Ketwakwaan


seperti dijelaskan dalam surat Albaqarah di ayat 183 : Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kau berpuasa sebagaimana diwajibkan atas kaum-kaum sebelum kamu agar kamu bertakwa. 



4. Puasa adalah Kesempatan Mendapatkan Pengampunan


Sabda Rosullullah yang artinya : 

“ barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa – dosanya yang telah lalu “ ( diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim )



5. Puasa adalah Jalan Menuju Surga


Salah satu surga yang khusu bagi orang-orang yang berpuasa adalah Ar Royyan

Sabda Rosullullah yang artinya : 

“ sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pintu yang disebut sebagai Ar Rayyan, yang hanya dimasuki oleh orang – orang berpuasa dan tidak ada satupun yang masuk kecuali mereka. Tatkala ada yang menyeru “ manakah orang – orang yang berpuasa ? “ maka merekapun memasuki pintu tersebut dan tak ada yang masuk dari pintu tersebut selain mereka. Hingga apabila mereka telah memasukinya pintu tersebut akan ditutup dan tak ada lagi yang akan memasukinya “ ( HR. Bukhari dan Muslim )



6. Puasa Menjauhkan diri dari Api Neraka

Salah satu manfaat puasa adalah dijauhkanya orang yang berpuasa dari Api Neraka. 

Sabda Rosullullah yang artinya : 

“barangsiapa yang berpuasa satu hari fi sabilillah, maka Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh 70 tahun ( perjalanan ) “ ( HR. Bukhari dan Muslim )

Dalam beberapa saat dalam mobil semua terdiam, saya tidak peduli lagi apa komentar temen2 di dalam mobil, semoga dialog lintas agama ini selesai dan sesegera bisa tertidur. Nyatanya tidak demikian. perbincangan seru lainya bermunculan seperti ini. 

"Zal. misalnya nih ya, bagaimana menurut sampean misalnya ada orang itu sholat dan puasa, amal-amal di kerjakan tapi si orang ini suka ngomongin orang, perkatanya membuat sakit hati, ada lagi orang ini baaik sama orang, perkatanya halus, tidak pernah bikin orang sakit hati namun orang ini ga sholat dan puasa, menurut sampean yang mana masuk surga?" Ramli ikut bertanya. 

Lagi - lagi saya berpikir, apa yang bisa saya jawab dari kawan muslim ini...... 


Seketika itu Bekasi Timur sudah di depan mata, dan mungkin jawaban ini saya bungkus rapi dalam ingatan, saatnya untuk turun dan pulang.

Yaa Rabb Bimbinglah Kami.. 


Sumber Inspirasi dan Tulisan https://muslim.or.id/4439-tafsir-surat-al-baqarah-183-berpuasa-menggapai-takwa.html
https://dalamislam.com/info-islami/alasan-berpuasa-di-bulan-ramadhan

No comments

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)