Cerita Tentang Lamaran

بِسْـــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ




3 tahun yang lalu 2014 di bulan Januari, waktu tepat menunjukan pukul 10.00, ini adalah pertemuan ke 4 kami, Alhamdulillah pada pertemuan sebelumnya saya mendapatkan sinyal diperbolehkan membawa keluarga untuk selanjutnya proses lamaran. Proses kami sebenarnya termasuk cepat karena pertemuan pertama beerkenalan pertemuan ke 2 ke rumah bersama wakil dari keluarga kami, dan pertemuan ke 3 sendirian untuk mengkonfirmasi apakah saya di terima atau di tolak di keluarga besar istri saya di malang. Terlihat mudah sepertinya, namun di balik nya tersimpan nestapa di 3 tahun lamanya dalam pencarian dan penantian, mungkin ini juga yang di tunggu oleh calon istri saya ketika itu. Tidak perlu di ceritakan bagian ini, kita skip dulu, karena saya percaya semua orang punya jalan yang unik untuk menggenapkan separuh Agama.


Alhamdulillah hingga melanjukan proses walimah seperti di berikan jalan bebas hambatan. karena saya yakin bahwa jika jodoh akan lancar jalan menuju pernikahan , ketika tidak lancar maka tinggalkanlah.

Terlabuhkan Sudah ... Lelah ini
Tersadarkan sudah... Rindu hati
Terimakasih Yaa Rabbi.. atas pernikahan ini 
belahan jiwa lelah ku nanti,, telah kujumpai,, 
Seismic :Terlabuhkan 



2 comments:

Terima kasih sudah berkunjung d Blog saya. Silahkan tinggalkan komentar untuk respon/pertanyaan, maupun request untuk di masukan dalam blog ini. sebagai feedback untuk saya. Saya akan blogwalking juga di web kawan-kawan :)